MAKASSAR — Sebanyak 40 kantong darah berhasil dikumpulkan dalam aksi donor darah yang digelar PT PLN (Persero) UID Sulselrabar bersama UPT Transfusi Darah Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan yang berlangsung di Co-working space Kantor PLN UID Sulselrabar pada Rabu (8/7/2026) itu menjadi bagian dari komitmen sosial perusahaan yang dijalankan setiap tiga bulan sekali.
Antusiasme Pegawai dan Manfaat Kesehatan Donor Rutin
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan aksi ini merupakan wujud implementasi nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan perusahaan. Ia mendorong partisipasi lebih luas dari para pegawai.
“Melalui aksi donor darah ini, kami ingin menumbuhkan kepedulian di lingkungan PLN. Setiap tetes darah yang didonorkan memiliki arti yang sangat besar karena berpotensi menyelamatkan nyawa seseorang,” ujar Edyansyah dalam keterangannya.
Edyansyah menambahkan bahwa donor darah rutin juga memberikan manfaat bagi pendonor, seperti membantu pembentukan sel darah baru dan menjadi sarana pemeriksaan kesehatan dasar. Ia menilai aksi sederhana ini berdampak besar bagi pasien yang membutuhkan transfusi.
Apresiasi UPT Transfusi Darah: Stok Darah di RS Harus Terjaga
Dokter UPT Transfusi Darah Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, dr. Hj. Rusmini, M.Kes., memberikan apresiasi atas konsistensi PLN dalam mendukung pemenuhan kebutuhan darah. Menurutnya, kebutuhan darah di berbagai rumah sakit terus berlangsung setiap hari.
“Kami memberikan apresiasi kepada PLN UID Sulselrabar beserta seluruh pegawai yang telah berpartisipasi. Sebanyak 40 kantong darah tercapai pada aksi donor darah kali ini,” ungkap Rusmini.
Ia berharap sinergi ini terus berlanjut sehingga ketersediaan stok darah di rumah sakit, khususnya di Makassar dan sekitarnya, tetap aman. Dukungan dari instansi pemerintah, BUMN, swasta, dan masyarakat umum dinilai krusial untuk menjaga pasokan darah.
Komitmen Sosial di Luar Pasokan Listrik
Edyansyah menegaskan bahwa keberadaan PLN tidak hanya diukur dari keandalan pasokan listrik, tetapi juga dari manfaat langsung yang dihadirkan untuk masyarakat. Donor darah menjadi salah satu agenda sosial yang rutin dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi nyata.
“Kami percaya bahwa keberadaan PLN tidak hanya diukur dari keandalan pasokan listrik saja, tetapi juga dari manfaat yang dapat kami hadirkan langsung untuk masyarakat,” tambah Edyansyah.