SULAWESI SELATAN — Warga Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, digemparkan oleh kasus pembunuhan sadis yang menimpa seorang perempuan muda. Korban, Abi Limbong (21), ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah dianiaya hingga tewas oleh tetangganya sendiri.
Pelaku, AD (17), masih duduk di bangku SMA. Wakapolres Luwu Timur, Kompol Hajri, mengungkapkan bahwa aksi brutal ini dipicu oleh rasa cinta yang tak sampai. "Pelaku sudah lama terobsesi dengan kemolekan tubuh korban hingga kerap mengintip gadis cantik itu saat sedang mandi," ujarnya, Jumat (12/6/2026).
Kronologi Pembunuhan: Dari Pengintaian hingga Pembacokan di Sawah
Peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis dini hari. Korban keluar rumah untuk berangkat kerja membersihkan puskesmas. Pelaku, yang sudah mengintai sejak awal, langsung membuntuti korban di jalanan desa yang sepi dan gelap.
AD nekat menyergap dan menyekap korban secara mendadak. Korban sempat memberikan perlawanan sengit hingga terjadi pergulatan. Di tengah pertarungan, pelaku diduga melakukan tindakan kekerasan seksual terhadap korban.
Korban berhasil melepaskan diri dan berlari ke arah persawahan sambil berteriak histeris meminta tolong. "Melihat korbannya kabur dan berteriak, pelaku yang panik langsung mengejar. Ia mengambil sebuah batu besar dan menghantamkannya ke bagian belakang kepala korban," kata Kompol Hajri.
Benturan keras itu membuat korban tersungkur pingsan dan jatuh terjerembab ke dalam kubangan lumpur sawah. Abi Limbong akhirnya menghembuskan napas terakhir di lokasi kejadian.
Pelarian Pelaku yang Berakhir di Tangan Polisi
Usai menghabisi nyawa tetangganya, AD melarikan diri kembali ke rumah dengan kondisi pakaian dan tubuh penuh lumpur. Namun, jejak itu justru menjadi petunjuk bagi petugas untuk segera mengamankannya.
Polisi masih mendalami kasus ini. Pelaku dijerat dengan pasal pembunuhan berencana dan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara, mengingat usianya yang masih di bawah umur.