SULAWESI SELATAN — Dalam episode terbaru The Drivecast yang direkam di Park City, Utah, RJ Scaringe akhirnya memecahkan kebisuannya soal kapan Rivian R3X akan benar-benar diproduksi. "Mereka akan datang," ujar Scaringe saat ditanya langsung, sebelum menambahkan, "ini masih beberapa tahun lagi." Pernyataan ini sekaligus menjawab spekulasi yang selama ini memenuhi forum-forum seperti Reddit dan Threads, di mana banyak calon pembeli khawatir Rivian tidak akan bertahan cukup lama untuk melahirkan R3X.
Jadwal Produksi Terkait Langsung dengan Pabrik Georgia
Scaringe menegaskan bahwa Rivian sebenarnya sudah memiliki "gambaran yang sangat jelas" mengenai jadwal produksi R3X, hanya saja belum diumumkan secara resmi. "Kami belum mengumumkan tanggalnya. Tapi ya, ini beberapa tahun lagi," katanya. Frasa "beberapa tahun" dalam konteks ini diartikan sebagai dua tahun, yang secara langsung mengikat waktu peluncuran R3X dengan rampungnya pabrik baru Rivian di Georgia.
Pabrik Georgia tersebut akan menjadi pusat produksi untuk model mass-market Rivian. Saat ini, Rivian R2—yang merupakan model lebih terjangkau dan baru diluncurkan—akan menjadi prioritas produksi di sana, diikuti oleh R3 standar dan varian R3X. Strategi ini memastikan Rivian dapat merampingkan proses manufaktur untuk dua model yang berbagi platform yang sama.
Rekam Jejak Tepat Waktu yang Sulit Ditandingi
Yang menarik, Scaringe menyebutkan bahwa Rivian memiliki catatan pengiriman produk yang hampir sempurna. "Tidak seperti sederet pabrikan otomotif lain, Rivian telah mengirimkan setiap produk—meskipun tidak semua fitur—tepat waktu, sesuai anggaran, dan sesuai janji," ujarnya. Ini adalah pencapaian yang langka di industri otomotif, terutama bagi pemain baru di segmen kendaraan listrik.
Pernyataan ini menjadi sinyal positif bagi para penggemar yang cemas. Jika Rivian mampu mempertahankan konsistensi tersebut, maka target dua tahun untuk R3X bukanlah sekadar harapan kosong. Namun, Scaringe juga tidak menampik bahwa kekhawatiran publik soal kelangsungan perusahaan masih ada. "Apakah komitmen hitam-putih saya bahwa R3X akan datang cukup untuk menenangkan kegelisahan itu? Saya tidak tahu," akunya.
Mengapa R3X Begitu Dinantikan?
R3X bukan sekadar varian sporty dari R3. Model ini dirancang dengan pendekatan desain yang lebih agresif dan performa yang lebih tinggi, menyasar segmen yang berbeda dari SUV listrik mainstream. Antusiasme terhadap model ini datang dari berbagai kalangan, bahkan dari mereka yang biasanya tidak tertarik dengan kendaraan listrik. "Jumlah penggemar yang bertanya kepada saya kapan R3X datang sepertinya tidak ada habisnya," kata Scaringe, "dan mereka berasal dari semua lapisan masyarakat."
Bagi konsumen Indonesia, kehadiran Rivian R3X mungkin masih terasa jauh. Namun, kepastian jadwal ini setidaknya memberikan peta jalan bagi para penggemar otomotif tanah air yang mengikuti perkembangan pasar kendaraan listrik global. Pertanyaan selanjutnya adalah apakah Rivian akan membawa R3X secara resmi ke pasar Asia Tenggara, atau hanya akan tersedia sebagai unit impor.