SULAWESI SELATAN — Pertandingan di Athena, Kamis dini hari WIB, berjalan sengit sejak menit awal. Italia yang tampil dominan di babak pertama akhirnya memecah kebuntuan lewat aksi Esposito. Gol tersebut menjadi pembeda di laga yang berlangsung penuh tekanan tersebut.
Kartu Merah Tak Mengubah Peta Permainan
Situasi krusial terjadi jelang 20 menit akhir laga. Wasit mengeluarkan kartu merah untuk salah satu pemain Italia, memaksa Gli Azzurri bertahan dengan 10 pemain. Alih-alih memanfaatkan keunggulan jumlah, Yunani justru kesulitan menembus pertahanan rapat tim tamu.
Organisasi permainan Italia tetap solid. Mereka disiplin menjaga garis pertahanan dan hanya memberikan sedikit ruang bagi para penyerang Yunani untuk bergerak. Skuad arahan Luciano Spalletti menunjukkan mentalitas juara dengan menolak menyerah pada tekanan.
Kunci Kemenangan: Efisiensi di Depan Gawang
Italia tidak mendominasi penguasaan bola secara mutlak, namun lebih efisien dalam menciptakan peluang. Beberapa serangan cepat yang dibangun mampu merepotkan lini belakang Yunani. Gol Esposito lahir dari skema serangan balik yang dieksekusi dengan tenang.
Yunani, di sisi lain, gagal memaksimalkan keunggulan jumlah pemain. Tendangan-tendangan mereka masih bisa diantisipasi kiper Italia. Kegagalan memanfaatkan momen ini menjadi catatan besar bagi tuan rumah.
Klasemen: Italia Kukuhkan Posisi di Puncak
Kemenangan ini membuat Italia kian nyaman di puncak klasemen grup. Gli Azzurri mengoleksi poin penuh dari dua laga awal, menjauh dari para pesaing. Langkah berikutnya bagi Italia adalah menjaga konsistensi performa, terutama saat menghadapi lawan yang lebih tangguh.
Bagi Yunani, hasil ini menjadi pukulan telak. Mereka harus segera bangkit jika masih ingin bersaing memperebutkan tiket kualifikasi ke turnamen besar. Laga selanjutnya akan menjadi ujian mental bagi skuad tuan rumah.