MAKASSAR — Suasana berbeda menyelimuti ruang SPKT Polda Sulawesi Selatan pada Selasa lalu. Bukan aktivitas pelayanan publik seperti biasa, para personel berkumpul untuk sebuah momen khusus: doa bersama memperingati usia ke-57 Kapolda Irjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro.
Doa dari Pusat Pelayanan Terdepan
SPKT merupakan garda terdepan pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Di tempat inilah pengaduan, laporan, hingga permintaan bantuan pertama kali diterima. Personel yang bertugas di sana memilih menggelar doa bersama sebagai bentuk penghormatan kepada pimpinan mereka.
“Kami mendoakan yang terbaik untuk Bapak Kapolda. Semoga selalu diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam memimpin Polda Sulsel,” ujar salah satu perwira yang memimpin doa tersebut, dikutip dari radaronline.id.
Usia 57 Tahun: Simbol Kedewasaan Organisasi
Usia ke-57 dianggap sebagai fase penting dalam perjalanan karier seorang perwira tinggi. Di usia ini, pengalaman dan kebijakan menjadi modal utama dalam mengambil keputusan strategis. Irjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro sendiri dikenal sebagai sosok yang dekat dengan anggotanya.
Doa bersama ini juga menjadi pengingat bahwa di balik seragam dan tugas berat, ada ikatan kekeluargaan yang kuat di internal kepolisian. Personel SPKT berharap momentum ini membawa semangat baru dalam pelayanan kepada masyarakat Sulawesi Selatan.
Apa Makna di Balik Perayaan Sederhana Ini?
Perayaan ulang tahun pimpinan di lingkungan kepolisian kerap dilakukan secara sederhana. Tidak ada pesta besar atau kemeriahan berlebihan. Yang utama adalah doa dan rasa syukur. Bagi personel SPKT, momen ini juga menjadi ajang introspeksi dan penguatan soliditas tim.
“Kami tidak hanya mendoakan Bapak Kapolda, tapi juga berharap seluruh anggota Polda Sulsel semakin solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban di daerah ini,” tambahnya.
Harapan ke Depan untuk Polda Sulsel
Di usia yang ke-57, publik tentu menaruh harapan besar pada kepemimpinan Irjen Pol Djuhandani. Sulawesi Selatan sebagai salah satu provinsi strategis di Indonesia Timur membutuhkan stabilitas keamanan yang kuat. Mulai dari penanganan konflik sosial, pencegahan kriminalitas, hingga pengamanan arus mudik, semua menjadi tanggung jawab besar.
Doa dari personel SPKT ini setidaknya menjadi suntikan moral bagi seluruh jajaran. Ke depan, konsistensi dalam pelayanan prima dan penegakan hukum yang adil tetap menjadi tuntutan utama masyarakat.