Pencarian

Partisipasi Kurban di Luwu Timur Naik Signifikan, 2.206 Ekor Sapi dan Kambing Siap Disembelih

Rabu, 27 Mei 2026 • 13:18:06 WIB
Partisipasi Kurban di Luwu Timur Naik Signifikan, 2.206 Ekor Sapi dan Kambing Siap Disembelih
Jumlah hewan kurban di Luwu Timur meningkat signifikan mencapai 2.206 ekor pada tahun ini.

MAKASSAR — Peningkatan jumlah hewan kurban ini menjadi indikator menggeliatnya ekonomi masyarakat di daerah yang dijuluki "Bumi Batara Guru" tersebut. Dibandingkan tahun lalu, terjadi lonjakan signifikan di mana pada 2025 jumlah sapi kurban tercatat 1.506 ekor dan kambing 176 ekor.

Lonjakan 34 Persen: Apa yang Berubah?

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Luwu Timur, Amran Akmal, menyebut tingginya partisipasi warga berkurban mencerminkan dua hal sekaligus. Pertama, daya beli masyarakat yang membaik. Kedua, kesadaran sosial untuk berbagi yang kian kuat.

"Alhamdulillah, tahun ini jumlah hewan kurban mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya. Ini menjadi salah satu indikator bahwa kondisi ekonomi masyarakat Luwu Timur semakin baik," ujar Amran dalam keterangan resmi di Makassar, Selasa (26/5).

Hewan Kurban: 2.019 Sapi dan 187 Kambing

Dari total 2.206 ekor hewan kurban, sebanyak 47 ekor sapi merupakan partisipasi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Sisanya, yakni 1.972 ekor sapi dan 187 ekor kambing, merupakan partisipasi murni dari masyarakat di berbagai kecamatan.

Angka ini menunjukkan partisipasi masyarakat mendominasi hingga 97,8 persen dari total keseluruhan hewan kurban. Pola ini konsisten dengan tahun-tahun sebelumnya di mana warga menjadi motor utama ibadah kurban.

Dampak ke Warga: Daging Tersebar di 11 Kecamatan

Pemerintah daerah menilai semangat berkurban yang tinggi juga menjadi cerminan kuatnya nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Luwu Timur. Distribusi daging kurban nantinya akan menyasar warga di 11 kecamatan yang tersebar di kabupaten tersebut.

"Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga," tambah Amran.

Peningkatan jumlah hewan kurban ini menjadi data konkret yang memperkuat optimisme pemulihan ekonomi pasca-pandemi di wilayah timur Sulawesi Selatan. Pemerintah setempat berharap tren positif ini berlanjut pada tahun-tahun mendatang.

Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks