Pencarian

Wali Kota Makassar Coba Langsung Lintasan Uji SIM C1, Layanan Baru untuk Motor 250-500 cc Resmi Beroperasi

Kamis, 21 Mei 2026 • 15:25:05 WIB
Wali Kota Makassar Coba Langsung Lintasan Uji SIM C1, Layanan Baru untuk Motor 250-500 cc Resmi Beroperasi
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mencoba langsung lintasan uji SIM C1 untuk motor 250-500 cc.

MAKASSAR — Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi itu tak sekadar meresmikan. Ia turun ke lintasan, mengikuti simulasi manuver dan rintangan yang disiapkan petugas, persis seperti yang akan dihadapi pemohon SIM C1. Motor besar yang digunakannya pun sesuai kategori: di atas 250 cc.

“Dengan hadirnya SIM C1 di Kota Makassar ini menjadi ajang memastikan bahwa keterampilan berkendara itu bisa lebih baik untuk menjaga keselamatan, baik diri sendiri maupun orang lain di jalanan,” ujar Appi dalam sambutannya.

Beda Motor Besar, Beda Kemampuan Berkendara

Menurut Appi, kemampuan handling motor berkapasitas besar jelas berbeda dengan motor biasa. Butuh kesiapan dan kompetensi khusus agar pengendara tak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain. Karena itu, ia mengapresiasi langkah Polrestabes Makassar yang menghadirkan layanan ini.

“Saya juga mengajak kepada seluruh teman-teman, rekan-rekan di komunitas motor untuk bisa punya SIM C1 ini apabila kendaraannya di atas 250 cc ke atas,” pungkasnya.

Syarat dan Tahapan Pembuatan SIM C1

Kapolrestabes Makassar Arya Perdana menjelaskan, SIM C1 sebenarnya sudah diterapkan di sejumlah kota besar dan kini resmi hadir di Makassar. Kategori ini diperuntukkan bagi pengendara motor dengan kapasitas mesin 250 hingga 500 cc. Syarat utamanya: pemohon wajib sudah memiliki SIM C terlebih dahulu.

“Jadi, masyarakat di Kota Makassar mulai sekarang sudah bisa membuat SIM C1 untuk kategori motor yang di atas 250 cc sampai 500 cc,” tambah Arya.

Proses penerbitannya pun bertahap. Mulai dari input data, identifikasi berupa foto, sidik jari, dan tanda tangan, hingga mengikuti simulasi ujian teori. Penerapan SIM C1, kata Arya, akan disesuaikan dengan kesiapan sistem, sarana ujian, dan petugas penguji.

Edukasi Keselamatan untuk Semua Kalangan

Tak hanya untuk komunitas motor, Appi juga mendorong seluruh ASN dan keluarganya di lingkungan Pemkot Makassar untuk memiliki SIM sesuai jenis kendaraan masing-masing. Ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap pengendara di bawah umur yang masih menggunakan kendaraan bermotor tanpa SIM.

“Ke depan penting, pengawasan terhadap pengendara di bawah umur yang masih menggunakan kendaraan bermotor tanpa SIM,” imbuh Appi.

Ia menegaskan, edukasi keselamatan berkendara harus diperkuat agar risiko kecelakaan di jalan bisa ditekan sejak dini. Langkah Polrestabes menghadirkan SIM C1, menurutnya, adalah bagian dari upaya memastikan pengendara motor besar memiliki keterampilan yang sesuai dengan spesifikasi kendaraannya.

Arya menambahkan, tujuan utama klasifikasi SIM khusus ini adalah meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di Kota Makassar. Pengendara motor cc besar, kata dia, membutuhkan keterampilan berbeda sehingga tak bisa disamakan dengan pengendara motor biasa.

Bagikan
Sumber: mediata.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks