PLN Sulselrabar Kembalikan PLTU Jeneponto 125 MW ke Sistem, Pemulihan Listrik Sulbagsel Masih Bertahap

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Selasa, 08 September 2026 | 09:57:32 WIB
PLTU Jeneponto berkapasitas 125 MW kembali menyuplai listrik ke sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan.

PT PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) memastikan pembangkit listrik berkapasitas 125 megawatt (MW) di Jeneponto telah kembali menyuplai sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel). Meski begitu, daya mampu pasok belum sepenuhnya normal sehingga PLN masih memberlakukan pengaturan beban secara bertahap di tengah proses pemulihan yang tengah berlangsung.

MAKASSAR — PLN UID Sulselrabar mengoptimalkan seluruh sumber pasokan listrik yang tersedia untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan Sulbagsel. General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah menyatakan kondisi sistem terus dipantau dan diupayakan kembali optimal.

“PLN terus melakukan berbagai langkah untuk mengoptimalkan pasokan listrik Sistem Sulbagsel,” ujarnya di Makassar, Senin.

PLTU Jeneponto 125 MW Kembali Beroperasi

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeneponto berkapasitas 125 MW telah kembali beroperasi dan menyuplai listrik ke sistem. Namun, sebagian pembangkit lain masih memerlukan proses optimalisasi sehingga daya mampu pasok Sistem Sulbagsel belum sepenuhnya berada pada kondisi normal.

PLN terus mendorong optimalisasi pembangkit lainnya agar daya mampu pasok semakin meningkat. Koordinasi dan percepatan penanganan dilakukan untuk mengoptimalkan kemampuan pembangkit yang tersedia.

Pengaturan Beban Masih Berlaku, Bisa Berubah Sewaktu-waktu

Dalam kondisi daya mampu pasok yang masih terbatas, PLN tetap melakukan pengaturan beban secara bertahap dan terukur sesuai kondisi sistem secara real time. Pelaksanaan pengaturan beban dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi pembangkit dan sistem kelistrikan di lapangan.

Berbagai langkah mitigasi terus dilakukan, baik melalui optimalisasi pembangkit, pengaturan pola operasi, maupun percepatan penanganan pada fasilitas yang masih memerlukan optimalisasi.

PLN Minta Maaf dan Imbau Masyarakat Pantau PLN Mobile

“Kami memahami kondisi ini berdampak pada aktivitas masyarakat dan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan,” jelas Edyansyah.

PLN mengimbau masyarakat memperoleh informasi terkini mengenai kondisi kelistrikan dan wilayah terdampak melalui aplikasi PLN Mobile serta kanal informasi resmi PLN, termasuk WhatsApp Channel PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) di masing-masing wilayah.

“Kami memohon dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung. PLN akan terus all out mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia agar kondisi kelistrikan dapat kembali normal secepatnya,” kata Edyansyah.

Seluruh petugas terus melakukan percepatan penanganan dan pemulihan dengan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia. PLN berupaya meningkatkan daya mampu pasok agar kebutuhan pengaturan beban dapat semakin diminimalkan.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: makassar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top