Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp4,96 Triliun, InJourney Tambah Penerbangan Garuda

Penulis: Luqman Arif  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:44:31 WIB
Menteri BUMN memastikan dampak ekonomi MotoGP Mandalika 2026 ditargetkan mencapai Rp4,96 triliun.

SULAWESI SELATAN — Perhelatan MotoGP 2026 bukan sekadar ajang adu cepat di lintasan. Bagi InJourney, event ini adalah mesin penggerak ekonomi yang terbukti mampu menyerap ribuan tenaga kerja dan menghidupkan sektor pariwisata di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Vice President Corporate Secretary InJourney, Yudhistira Setiawan, menyatakan bahwa dampak ekonomi dari gelaran MotoGP 2025 mencapai Rp4,96 triliun hanya dalam satu pekan penyelenggaraan. Angka itu menjadi modal keyakinan untuk menyambut edisi tahun depan.

MotoGP 2026 Jadi Motor Penciptaan Lapangan Kerja Lokal

Dari sisi ketenagakerjaan, ajang balap motor paling bergengsi di dunia ini tercatat menyerap hingga 3.000 tenaga kerja. Warga Lombok Tengah menjadi bagian penting dari rantai tersebut, terutama sebagai marshal di sirkuit.

Menariknya, keahlian yang didapat marshal lokal tidak berhenti di sirkuit Mandalika. Yudhistira mengungkapkan bahwa pengalaman tersebut membuka peluang kerja di kancah internasional.

"Bahkan sudah diimport sampai ke GP di Jepang, di sirkuit MotoGP Jepang," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Konektivitas Penerbangan ke Lombok Bakal Ditambah

Untuk mengantisipasi mobilitas penonton yang tinggi, InJourney bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama maskapai pelat merah. Langkah konkret yang diambil adalah meminta Garuda Indonesia menambah frekuensi penerbangan menuju dan dari Lombok pada pekan balapan.

"Kami juga sudah meminta kepada Garuda untuk menambah flight supaya nanti di minggu MotoGP itu penerbangan ke sana ke mana-mana juga mudah, ada banyak pilihan," ujar Yudhistira.

Penambahan rute ini dinilai krusial untuk memastikan wisatawan mendapatkan akses yang mudah, tidak hanya menuju sirkuit, tetapi juga destinasi wisata di sekitar Mandalika.

Mandalika Lebih dari Sekadar Sirkuit Balap

InJourney menegaskan bahwa persiapan tidak hanya berfokus pada kesiapan trek. Peningkatan pelayanan wisatawan menjadi prioritas yang disiapkan bersama pemerintah daerah setempat.

"Perhelatan MotoGP 2026 sudah menjadi sebuah event signature national branding Indonesia di mata dunia, sehingga apapun akan kita lakukan yang terbaik," tegas Yudhistira.

Ia menambahkan, dampak yang dirasakan masyarakat tidak hanya berupa kedatangan wisatawan dan jumlah penonton yang hadir. Aktivitas MotoGP menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang manfaatnya jauh lebih luas daripada sekadar nilai rupiah yang masuk.

"Ini membuktikan bahwa destinasi itu tidak hanya menciptakan salah satu jumlah wisatawan yang hadir, tapi menciptakan economic impact, social impact," pungkasnya.

Reporter: Luqman Arif
Sumber: ekbis.harianjogja.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top