Bupati Gowa Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kepedulian Sosial saat Shalat Idul Adha 1447 H

Penulis: Nurul Huda  •  Rabu, 27 Mei 2026 | 13:17:53 WIB
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang mengajak warga memperkuat persatuan dan kepedulian sosial saat Shalat Idul Adha 1447 H.

GOWA — Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang memanfaatkan momen Shalat Idul Adha 1447 Hijriyah untuk menyampaikan pesan kebersamaan kepada warga. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kepedulian dan persatuan di tengah proses pembangunan daerah.

"Idul Adha mengajarkan kita bahwa pembangunan daerah membutuhkan keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai kurban harus hadir dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling membantu," kata Sitti usai melaksanakan shalat di Lapangan RTH Syekh Yusuf Gowa, Rabu.

Pembangunan Harus Terasa hingga Pelosok

Dalam sambutannya, bupati perempuan pertama di Gowa itu menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari fisik infrastruktur. Menurut dia, indikator utamanya adalah hadirnya rasa aman, keadilan, dan kesejahteraan yang dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Pemkab Gowa, lanjut Sitti, terus berupaya menghadirkan program pembangunan yang menyentuh warga hingga ke desa-desa terpencil. Ia mengingatkan bahwa membangun daerah bukan semata tugas pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan aktif dari seluruh warga.

"Masyarakat hari ini membutuhkan keteladanan, kesejukan, dan persaudaraan. Karena itu mari kita menjaga persatuan antar-sesama," ujarnya.

Khotbah: Meneladani Keikhlasan Nabi Ibrahim dan Ismail

Shalat Idul Adha kali ini diimami oleh Muhammad Syahrul Habib, sementara khatib KH Ambo Asse menyampaikan khutbah. Dalam ceramahnya, Ambo mengingatkan jemaah tentang esensi pengorbanan yang diajarkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

"Idul Adha mengajarkan bahwa pengorbanan sejati lahir dari keimanan dan ketulusan hati. Semangat itu harus diwujudkan dalam kepedulian sosial, menjaga persaudaraan, dan menghadirkan manfaat bagi sesama," ungkap Ambo di hadapan ribuan jemaah.

Budaya Gotong Royong Jadi Kunci Pembangunan Gowa

Sitti juga mengajak warga terus melestarikan budaya gotong royong sebagai modal sosial membangun Kabupaten Gowa. Menurutnya, semangat kebersamaan yang terlihat saat perayaan Idul Adha harus terus dirawat dalam keseharian.

"Membangun Gowa bukan hanya tugas pemerintah. Dibutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar daerah ini semakin maju, damai, dan penuh keberkahan," katanya.

Pelaksanaan Shalat Idul Adha berlangsung khidmat. Selain dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis, turut hadir perwakilan forkopimda serta para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Gowa.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: makassar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top