BARRU — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Dr. Sila H. Pulungan, melakukan inspeksi mendadak ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Barru, Selasa (19/5/2026). Ia datang bersama Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Sulsel, Asisten Pembinaan Abdillah, dan Asisten Intelijen Ferizal.
Kedatangan mereka disambut Kepala Kejari Barru Erik Yudistira dan seluruh pegawai. Sila langsung meninjau setiap ruangan dan fasilitas kantor, sembari menyapa staf yang sedang bertugas.
Dalam laporannya, Erik Yudistira menyebut kondisi penegakan hukum dan situasi wilayah Kabupaten Barru aman serta kondusif. Dari sisi keuangan, pagu anggaran Kejari Barru mencapai Rp8,98 miliar lebih, namun realisasinya baru 36,7 persen.
Menanggapi hal itu, Sila Pulungan memberikan sejumlah penekanan. “Secara keseluruhan fasilitas di Kejari Barru sudah bagus. Kunjungan saya hari ini adalah untuk memastikan semua arahan dan petunjuk pimpinan dilaksanakan dengan baik oleh teman-teman di daerah,” ujarnya.
Ia meminta kebersihan kantor terus dijaga, efisiensi energi dilakukan, dan tata kelola aset berjalan tertib. Sila juga mendorong jajaran memacu penyerapan anggaran serta meningkatkan capaian kinerja hingga akhir tahun, tanpa mengorbankan profesionalisme dan integritas.
Asisten Pembinaan Kejati Sulsel, Abdillah, memberikan catatan evaluasi. Ia menilai penyerapan anggaran Kejari Barru masih minim dan meminta percepatan realisasi. Lebih kritis lagi, ia menyoroti tingkat kepatuhan pengisian data pada aplikasi MySIMKARI yang masih rendah.
“Data kepegawaian harus segera dilengkapi demi kelancaran administrasi organisasi,” tegas Abdillah.
Sementara itu, Asisten Intelijen Ferizal memberikan instruksi khusus kepada jajaran intelijen Kejari Barru untuk mendongkrak realisasi kinerja dan optimalisasi penyerapan anggaran di bidangnya.
Kunjungan kerja ditutup dengan komitmen bersama dari jajaran Kejari Barru untuk segera menindaklanjuti seluruh poin evaluasi dari pimpinan Kejati Sulsel. Langkah ini diambil demi meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat Kabupaten Barru.