Pencarian

Kajati Sulsel Sila Pulungan Sidak ke Kejari Sidrap, Instruksikan Digitalisasi Arsip dan Efisiensi Listrik

Senin, 18 Mei 2026 • 15:47:25 WIB
Kajati Sulsel Sila Pulungan Sidak ke Kejari Sidrap, Instruksikan Digitalisasi Arsip dan Efisiensi Listrik
Kajati Sulsel Sila Pulungan melakukan inspeksi mendadak ke Kejari Sidrap untuk meninjau fasilitas dan pelayanan.

SIDRAP — Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Sila H. Pulungan, mengawali kunjungan kerja perdananya di Kejaksaan Negeri Sidenreng Rappang dengan inspeksi mendadak ke seluruh sudut kantor. Ia meninjau ruang pelayanan publik, tempat penyimpanan barang bukti, fasilitas kantin, hingga kebersihan toilet.

Kedatangan Kajati Sulsel disambut langsung oleh Kepala Kejari Sidrap, Adi Kusumo Wibowo, beserta jajaran struktural dan staf. Rombongan pimpinan Kejati turut didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Sulawesi Selatan, Asisten Pembinaan Abdillah, dan Asisten Intelijen Ferizal.

Pagu Anggaran Rp 7,92 Miliar, Serapan Intelijen Baru 17 Persen

Dalam paparannya, Adi Kusumo Wibowo melaporkan bahwa Kejari Sidrap saat ini diperkuat 45 orang pegawai, terdiri dari 31 tenaga tata usaha dan 14 jaksa fungsional. Pagu anggaran tahun berjalan mencapai Rp 7,92 miliar, dengan realisasi 43 persen hingga pertengahan Mei.

Secara sektoral, penyerapan tertinggi ada di bidang tindak pidana khusus yang mencapai 76,49 persen. Sebaliknya, bidang intelijen baru terserap 17 persen — menjadi yang terendah di satuan kerja tersebut.

Kajati Instruksikan Digitalisasi Arsip dan Efisiensi Energi

Menanggapi laporan itu, Sila Pulungan memberikan sejumlah arahan strategis. Ia menyoroti kondisi meubeler di ruang pelayanan dan kerja pegawai, serta menegaskan bahwa fasilitas yang nyaman adalah prasyarat pelayanan publik maksimal.

“Pengadaan meubeler dari Kejaksaan Agung ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik. Fasilitas yang nyaman akan mendukung semangat kerja pegawai sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal,” ujar Kajati Sulsel.

Sila Pulungan juga memerintahkan penataan ulang sistem dokumentasi institusi. “Penataan arsip harus dilakukan melalui digitalisasi. Hal ini penting agar dokumen tidak menumpuk secara fisik di ruangan dan sistem data kita tetap terjaga dengan baik,” tegasnya.

Asisten Pembinaan: Percepat Pencairan Anggaran, Hapuskan BMN Tak Produktif

Asisten Pembinaan Kejati Sulsel, Abdillah, menambahkan penekanan pada manajemen keuangan dan aset. Ia meminta agar pencairan anggaran di bidang yang serapannya rendah segera dipercepat. Barang Milik Negara (BMN) perkantoran yang sudah lama dan tidak produktif juga harus segera dihapuskan sesuai regulasi.

Abdillah menginstruksikan optimalisasi program efisiensi internal, terutama penggunaan energi listrik. Ia juga mengingatkan jajaran mengenai teknis aturan bekerja dari rumah (Work From Home) yang dijadwalkan setiap hari Jumat.

Asisten Intelijen: Jauhi Praktik Transaksional, Tingkatkan Deteksi Dini

Sementara itu, Asisten Intelijen Kejati Sulsel, Ferizal, memberikan peringatan keras tentang integritas institusi. Ia meminta seluruh pegawai menjauhi segala bentuk perbuatan transaksional dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum.

Ferizal juga menginstruksikan jajaran intelijen setempat untuk meningkatkan deteksi dini guna menjaga kondusivitas, ketertiban, dan stabilitas keamanan di wilayah hukum Kabupaten Sidenreng Rappang.

Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Sila Pulungan sejak awal menjabat untuk memastikan seluruh satuan kerja di Sulawesi Selatan berjalan sesuai SOP dan arahan pimpinan.

Bagikan
Sumber: kejaksaan.go.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks