SULAWESI SELATAN — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya mempercepat penyerapan tenaga kerja dengan mempertemukan pencari kerja dan pemberi kerja secara langsung. Langkah ini diambil di tengah persaingan pasar kerja yang semakin kompetitif di ibu kota.
Berbeda dengan bursa kerja konvensional, Jakarta Job Fair 2026 mengintegrasikan sistem rekrutmen fisik dan digital. Hal ini memungkinkan akses yang lebih luas bagi warga yang terkendala jarak untuk tetap melamar pekerjaan impian mereka.
Pencari kerja dapat mulai menyusun strategi lamaran lebih awal sebelum acara fisik dimulai. Pemprov DKI Jakarta membuka akses daring melalui situs resmi karir.jakarta.go.id selama delapan hari penuh.
Layanan digital ini aktif mulai 13 hingga 20 Mei 2026. Fasilitas ini disiapkan agar peserta dapat mempelajari profil perusahaan dan kualifikasi yang dibutuhkan tanpa harus terburu-buru di lokasi acara.
Puncak kegiatan Jakarta Job Fair akan berlangsung secara luring di Jakarta Utara. Berikut adalah rincian pelaksanaan di lokasi:
Sebanyak 42 perusahaan dari berbagai sektor industri dipastikan hadir membuka stan rekrutmen. Kehadiran fisik ini memberi kesempatan bagi pelamar untuk berinteraksi langsung dengan tim HRD masing-masing instansi.
Panitia menekankan bahwa bursa kerja ini terbuka bagi penyandang disabilitas. Upaya ini merupakan bagian dari perluasan kesempatan kerja yang lebih inklusif di lingkungan Jakarta.
Selain proses rekrutmen, pengunjung dapat mengikuti talkshow karier untuk meningkatkan wawasan mengenai dunia kerja. Tersedia juga bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang meramaikan area Gedung Serbaguna Gelora Sunter.
Pastikan dokumen pendukung seperti CV digital dan berkas administrasi lainnya telah disiapkan sebelum mengakses portal atau datang ke lokasi.