SULAWESI SELATAN — Google baru saja mengumumkan Gemini Intelligence, seperangkat fitur kecerdasan buatan yang disebut-sebut akan hadir di perangkat Galaxy S26 dan Pixel 10 pada "musim panas tahun ini." Namun, laporan terbaru dari Korea Selatan justru mengklaim sebaliknya: perangkat lipat anyar Samsung-lah yang akan menjadi yang pertama menikmati teknologi ini.
Kabar ini pertama kali muncul sehari setelah pengumuman resmi Google. Sebuah laporan dari media Korea menyebutkan bahwa Gemini Intelligence akan debut pada Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Flip8. Bahkan, Samsung Wide Fold — jika benar diperkenalkan bersamaan — juga disebut akan ikut serta dalam jajaran perdana ini.
Keputusan ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Kerja sama antara Samsung dan Google dalam beberapa tahun terakhir semakin erat, terutama setelah keduanya sepakat mengintegrasikan Wear OS dan berkolaborasi dalam pengalaman Galaxy AI di lini Galaxy S24.
Google awalnya mengumumkan Gemini Intelligence sebagai fitur eksklusif untuk seri Galaxy S26 dan Pixel 10. Namun, laporan dari Korea mengindikasikan adanya perubahan prioritas. Alih-alih menunggu jajaran flagship konvensional, Samsung dan Google memilih untuk menjadikan lini ponsel lipat sebagai garda terdepan.
Langkah ini masuk akal mengingat ponsel lipat adalah segmen premium yang menjadi ajang unjuk gigi inovasi Samsung. Dengan menempatkan Gemini Intelligence di Z Fold8 dan Z Flip8, Samsung bisa memberikan nilai tambah signifikan pada perangkat yang banderolnya jauh di atas flagship biasa. Belum jelas apakah fitur-fitur dalam Gemini Intelligence akan dihadirkan secara penuh atau hanya bagian tertentu.
Jika laporan ini akurat, pengguna Galaxy Z Fold8 dan Z Flip8 akan mendapatkan akses lebih awal ke fitur-fitur seperti kemampuan pemrosesan bahasa alami yang lebih canggih, integrasi asisten yang lebih dalam dengan aplikasi Google, dan kemungkinan fitur generative AI untuk editing foto atau video. Semua ini biasanya baru akan tiba di perangkat Pixel dan Galaxy S pada musim gugur atau akhir tahun.
Bagi pengguna di Indonesia, skenario ini berarti ponsel lipat Samsung generasi terbaru bisa menjadi pilihan menarik bagi mereka yang menginginkan pengalaman AI terkini. Namun, perlu dicatat bahwa jadwal peluncuran Galaxy Z Fold8 dan Z Flip8 di Indonesia biasanya tertinggal beberapa pekan dari pasar global.
Baik Samsung maupun Google belum memberikan konfirmasi resmi mengenai laporan ini. Biasanya, Samsung akan mengumumkan jajaran ponsel lipat barunya pada ajang Galaxy Unpacked yang digelar sekitar Juli atau Agustus. Jika Gemini Intelligence benar-benar hadir di perangkat tersebut, kemungkinan besar Google akan memberikan bocoran lebih detail menjelang acara tersebut.
Setelah debut di ponsel lipat, fitur-fitur ini diperkirakan akan menjangkau Galaxy S26 dan Pixel 10 pada gelombang berikutnya. Jadi, bagi yang tidak berniat membeli ponsel lipat, belum ada alasan untuk khawatir — Gemini Intelligence tetap akan hadir, hanya saja urutannya berubah.