Pencarian

Kapolda Sulsel Awal Chairuddin Sambangi Umat Hindu di Pura Giri Natha Makassar, Ajak Jaga Kamtibmas Lintas Agama

Senin, 02 November 2026 • 11:32:31 WIB
Kapolda Sulsel Awal Chairuddin Sambangi Umat Hindu di Pura Giri Natha Makassar, Ajak Jaga Kamtibmas Lintas Agama
Kapolda Sulsel Irjen Pol. M. Awal Chairuddin menghadiri Simakrama bersama umat Hindu di Pura Giri Natha Makassar.

MAKASSAR — Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H., didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sulsel, melaksanakan Simakrama bersama umat Hindu di Kota Makassar, Minggu (1/11/2026). Kegiatan berlangsung di Pura Giri Natha, Jalan Perintis Kemerdekaan.

Simakrama merupakan bagian dari program Minggu Kasih yang digelar Polda Sulsel untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi dengan masyarakat lintas agama. Program ini menempatkan pendekatan dialog sebagai cara memperkuat kedekatan Polri dengan warga.

Siapa Saja yang Hadir di Pura Giri Natha

Hadir dalam kegiatan tersebut Bimas Hindu Kanwil Kemenag Sulsel I Gusti Ayu Uik Astuti, Ketua PHDI Kota Makassar Dewa Nyoman Mahendra, Ketua Pengurus Harian PHDI Sulsel I Gede Durahman, dan Ketua PSN Wilayah Sulsel Jero Gede I Wayan Netra. Turut hadir para ketua lembaga Hindu, Pejabat Utama Polda Sulsel, serta umat, siswa, dan mahasiswa Pasraman Widya Dharma Kota Makassar.

Alasan Kapolda Datang Langsung ke Pura

Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel menyampaikan bahwa kehadiran dirinya bersama jajaran PJU Polda Sulsel merupakan wujud komitmen Polri untuk terus membangun kebersamaan. Ia menegaskan pelayanan kepolisian harus dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan suku, agama maupun latar belakang.

"Kehadiran saya bersama rombongan PJU Polda Sulsel pada hari ini merupakan bagian dari program Minggu Kasih, sebagai upaya mempererat kebersamaan dan membangun kedekatan antara Polri dengan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa Polri hadir untuk semua golongan, tanpa membedakan suku, agama maupun latar belakang," ujar Kapolda.

Ancaman yang Dipetakan Kapolda: dari Konflik Global hingga Hoaks SARA

Kapolda mengingatkan tantangan keamanan saat ini semakin kompleks. Berbagai persoalan global seperti konflik di sejumlah kawasan, gejolak ekonomi, perubahan iklim, hingga kejahatan siber lintas negara dinilai turut berdampak terhadap kehidupan masyarakat, termasuk di Sulawesi Selatan.

Di tingkat nasional, sejumlah ancaman yang perlu diwaspadai bersama mencakup peredaran narkoba, judi daring, penipuan daring, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), hingga penyebaran berita bohong atau hoaks. Hoaks bermuatan SARA disebut berpotensi mengganggu kerukunan umat beragama.

Menurut Kapolda, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan semata-mata tanggung jawab kepolisian. Ia menilai dibutuhkan keterlibatan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat untuk menjaganya.

Imbauan Bijak Bermedia Sosial dan Lindungi Data Pribadi

Kapolda mengajak umat Hindu terus memelihara persatuan, kerukunan, dan toleransi antarumat beragama serta mengedepankan dialog dan semangat kasih dalam menyikapi setiap perbedaan. Masyarakat juga diimbau bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan daring menjadi penekanan tersendiri. Warga diminta tidak membagikan data pribadi maupun kode OTP kepada pihak mana pun.

Kapolda juga mengajak seluruh keluarga bersama-sama melindungi generasi muda dari bahaya narkoba, judi online, dan perkelahian antarkelompok. Apabila menemukan atau mengalami gangguan kamtibmas, masyarakat diimbau segera melaporkannya melalui layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis.

Jaminan Rasa Aman bagi Umat Hindu Beribadah

Kapolda menegaskan Polri berkomitmen terus melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, termasuk menjamin rasa aman bagi umat Hindu dalam menjalankan ibadah maupun berbagai kegiatan keagamaan.

"Mari kita wujudkan semangat 'Polisi Bersama Masyarakat' dengan membangun komunikasi, memperkuat kepedulian, dan saling membantu menjaga lingkungan. Keamanan tidak akan terwujud hanya dengan kehadiran polisi, tetapi melalui kerja sama dan kepercayaan seluruh masyarakat," tegasnya.

Di akhir sambutannya, Kapolda mengajak seluruh umat Hindu, khususnya keluarga besar Pura Giri Natha, berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia juga mengapresiasi nilai-nilai ajaran Hindu yang mengedepankan kedamaian, keharmonisan, dan sikap saling menghormati sebagai landasan kehidupan bermasyarakat yang rukun.

Follow wartamakassar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: reformasiaktual.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks