Pencarian

Haul ke-20 Pendiri NU Sulsel Puang Ramma Digelar di Baji Bicara, Tokoh Agama Nasional Dipastikan Hadir

Senin, 07 September 2026 • 09:33:31 WIB
Haul ke-20 Pendiri NU Sulsel Puang Ramma Digelar di Baji Bicara, Tokoh Agama Nasional Dipastikan Hadir
Puncak Haul ke-20 pendiri NU Sulsel Puang Ramma akan digelar di Baji Bicara pada September 2026.

Puncak Haul ke-20 pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Sulawesi Selatan, Anregurutta Allahu Yarham KH Sayyid Djamaluddin Assegaf atau Puang Ramma, akan dipusatkan di Baji Bicara pada September 2026. Rencananya, acara yang bertepatan dengan bulan Maulid ini akan dihadiri tokoh agama dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengenang perjuangan dakwahnya.

MAKASSAR — Panitia mengubah lokasi puncak Haul ke-20 pendiri NU Sulsel, Puang Ramma, dari gedung ke Baji Bicara atas petunjuk Mursyid Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf Al-Makassariy, Syekh Sayyid A. Rahim Assegaf Puang Makka. Perubahan ini menjadikan peringatan tahun ini lebih istimewa karena bertepatan dengan bulan Maulid.

Ketua Panitia Haul, Suparman, menyatakan bahwa rangkaian acara tidak hanya berhenti pada puncak haul. Panitia juga menyiapkan agenda Ziarah Kubro di kompleks pemakaman Tambua, Maros, yang berlangsung selama tiga hari, 6 hingga 8 September 2026.

Ziarah Kubro Dipandu Khalifah Tarekat

Kegiatan ziarah tersebut akan dipandu langsung oleh para khalifah Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf. Panitia setempat turut membantu kelancaran pelaksanaan ziarah bagi para peziarah yang diperkirakan datang dari luar Sulawesi Selatan.

Sejumlah jemaah dari Pasuruan, Surabaya, dan Jakarta telah mengonfirmasi kehadiran mereka. Hal ini menunjukkan pengaruh dakwah Puang Ramma yang tidak hanya dikenal di Sulsel, tetapi juga di Pulau Jawa.

Kehadiran Tokoh NU Masih Secara Personal

Mursyid Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf Al-Makassariy, Syekh Sayyid A. Rahim Assegaf Puang Makka, menjelaskan bahwa secara kelembagaan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) belum dapat diundang resmi. Hal ini berkaitan dengan kepengurusan baru PBNU yang hingga kini belum dilantik.

"Secara organisasi memang belum dapat dipastikan karena kepengurusan yang baru masih belum dilantik. Tapi, secara individu, ada beberapa tokoh di NU sudah menyatakan kesiapannya untuk hadir," kata Puang Makka di Makassar, Sabtu.

Lebih dari Sekadar Peringatan Wafat

Menurut Puang Makka, haul memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar kegiatan tahunan memperingati wafatnya seseorang. Momen ini menjadi pengingat perjalanan hidup, jasa, serta nilai-nilai kebaikan yang diwariskan oleh almarhum.

"Haul itu adalah mengenang dan ada beberapa ayat dalam Al-Qur'an juga yang membahas mengenai Haul itu," ujarnya menegaskan dimensi spiritual dari kegiatan tersebut.

Peringatan haul ini diharapkan mampu menjadi sarana refleksi bagi generasi penerus untuk meneladani perjuangan Puang Ramma dalam menyebarkan ajaran Islam di Sulawesi Selatan.

Follow wartamakassar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks