Pencarian

Sekolah Kedinasan Sepi Pendaftar 2026, Pendaftaran Ditutup 30 Agustus

Jumat, 28 Agustus 2026 • 09:44:32 WIB
Sekolah Kedinasan Sepi Pendaftar 2026, Pendaftaran Ditutup 30 Agustus
Petugas menunjukkan data jumlah pendaftar sekolah kedinasan 2026 yang masih rendah di sejumlah instansi.

JAKARTA - Kesempatan bagi calon mahasiswa yang ingin mengikuti seleksi sekolah kedinasan 2026 semakin terbatas. Pendaftaran yang telah dibuka sejak 18 Agustus 2026 akan ditutup pada 30 Agustus 2026.

Menariknya, meski jumlah pendaftar secara keseluruhan sudah melampaui jumlah formasi yang tersedia, masih ada sejumlah sekolah kedinasan dengan jumlah pelamar relatif sedikit. Bahkan, berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN) per 21 Agustus 2026, Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN tercatat belum memiliki satu pun pelamar maupun dokumen yang disubmit.

Total Formasi dan Pendaftar Sekolah Kedinasan 2026

Pendaftaran sekolah kedinasan 2026 berlangsung 18-30 Agustus 2026. Tahun ini pemerintah menyediakan 4.770 formasi, lebih banyak dibanding 2025 yang tercatat 3.257 formasi.

Berdasarkan data BKN per 21 Agustus 2026, jumlah pelamar telah mencapai 22.728 orang, sementara 7.061 peserta telah melakukan submit dokumen. Meski secara keseluruhan pendaftar sudah jauh lebih banyak dari formasi tersedia, distribusi peminat di tiap sekolah kedinasan tidak merata.

PKN STAN Masih Nol Pendaftar

Salah satu sekolah kedinasan yang menjadi perhatian adalah PKN STAN di bawah Kementerian Keuangan. Pada data BKN per 21 Agustus 2026, PKN STAN tercatat memiliki 0 pelamar dan 0 dokumen submit dari total 1.000 formasi yang tersedia — salah satu jumlah formasi terbesar pada seleksi tahun ini. Angka tersebut tentu masih bisa berubah karena pendaftaran masih berlangsung.

15 Sekolah Kedinasan yang Masih Sepi Pendaftar

Berikut daftar lengkap berdasarkan jumlah pelamar per 21 Agustus 2026:

  1. PKN STAN (Kementerian Keuangan) — 0 pelamar, 0 submit dokumen
  2. Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi (Kemenhub) — 21 pelamar, 3 submit dokumen
  3. Politeknik Penerbangan Jayapura (Kemenhub) — 30 pelamar, 6 submit dokumen
  4. Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara (Kemenhub) — 47 pelamar, 10 submit dokumen
  5. Politeknik Pelayaran Surabaya (Kemenhub) — 67 pelamar, 15 submit dokumen
  6. Politeknik Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan Palembang (Kemenhub) — 73 pelamar, 9 submit dokumen
  7. Politeknik Penerbangan Palembang (Kemenhub) — 139 pelamar, 27 submit dokumen
  8. Politeknik Penerbangan Indonesia Curug (Kemenhub) — 168 pelamar, 34 submit dokumen
  9. Politeknik Penerbangan Surabaya (Kemenhub) — 221 pelamar, 53 submit dokumen
  10. Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali (Kemenhub) — 358 pelamar, 102 submit dokumen
  11. Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Tegal (Kemenhub) — 416 pelamar, 102 submit dokumen
  12. Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun (Kemenhub) — 460 pelamar, 97 submit dokumen
  13. Politeknik Siber dan Sandi Negara (BSSN) — 511 pelamar, 133 submit dokumen
  14. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) (BIN) — 1.114 pelamar, 300 submit dokumen
  15. Politeknik Pengayoman Indonesia (Kementerian Hukum) — 1.228 pelamar, 132 submit dokumen

Data tersebut menunjukkan bahwa sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan mendominasi daftar dengan jumlah pendaftar relatif rendah dibanding sekolah kedinasan lainnya.

Rincian Formasi Sekolah Kedinasan 2026 per Instansi

  • IPDN: 1.410 formasi
  • Sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan: 891 formasi
  • PKN STAN: 1.000 formasi
  • Politeknik Siber dan Sandi Negara: 50 formasi
  • Polstat STIS: 564 formasi
  • Politeknik Pengayoman Indonesia: 250 formasi
  • Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan: 375 formasi
  • STMKG: 130 formasi
  • STIN: 100 formasi

Total 4.770 formasi tersebut tersebar di sembilan kementerian/lembaga penyelenggara sekolah kedinasan.

Jangan Asal Memilih Sekolah yang Sepi Peminat

Jumlah pendaftar yang sedikit memang dapat menjadi pertimbangan, namun sepi peminat bukan berarti otomatis lebih mudah lolos. Setiap sekolah kedinasan memiliki persyaratan, program studi, tahapan seleksi, dan kebutuhan formasi yang berbeda. Jumlah pendaftar juga bisa berubah signifikan menjelang penutupan pendaftaran.

Karena itu, calon peserta tetap disarankan memilih sekolah kedinasan berdasarkan kesesuaian jurusan, persyaratan fisik, usia, kemampuan akademik, serta minat terhadap bidang yang dipelajari.

Jadwal Seleksi Sekolah Kedinasan 2026

  • Pendaftaran: 18-30 Agustus 2026
  • Seleksi administrasi: 18 Agustus-1 September 2026
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 2-3 September 2026
  • Masa sanggah: 4-5 September 2026
  • Jawaban sanggah: 4-6 September 2026
  • Pengumuman pascasanggah: 7-8 September 2026
  • Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): 22 September-7 Oktober 2026
  • Pengumuman hasil SKD: 1-13 Oktober 2026
  • Seleksi lanjutan: 11-28 Oktober 2026
  • Pengumuman kelulusan akhir: 21 Oktober-1 November 2026

SKD sendiri menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN, dan menjadi salah satu tahapan penentu utama kelulusan calon mahasiswa sekolah kedinasan.

Tips Sebelum Submit Pendaftaran

BKN mengingatkan calon peserta memeriksa kembali seluruh data dan dokumen sebelum submit, karena pendaftaran tidak dapat diulang setelah dikirim. Pastikan hal berikut sebelum menekan tombol submit:

  • Data diri sudah benar.
  • Pilihan sekolah kedinasan sudah sesuai.
  • Dokumen persyaratan sudah lengkap.
  • Ukuran dan format dokumen sesuai ketentuan.
  • Foto dan identitas sudah jelas.
  • Seluruh persyaratan khusus sudah terpenuhi.

Tanya Jawab Seputar Sekolah Kedinasan Sepi Peminat 2026

Sekolah kedinasan apa yang paling sepi pendaftar per 21 Agustus 2026?

PKN STAN, tercatat 0 pelamar dan 0 dokumen submit dari 1.000 formasi yang tersedia.

Kapan pendaftaran sekolah kedinasan 2026 ditutup?

Pendaftaran ditutup 30 Agustus 2026.

Apakah sekolah sepi peminat lebih mudah lolos seleksi?

Tidak selalu. Setiap sekolah punya persyaratan dan tahapan seleksi berbeda, dan jumlah pendaftar bisa melonjak signifikan menjelang penutupan.

Kapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sekolah kedinasan 2026 dilaksanakan?

SKD dijadwalkan berlangsung 22 September hingga 7 Oktober 2026 menggunakan sistem CAT BKN.

Follow wartamakassar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks