Pencarian

Unhas Kukuhkan Lima Guru Besar dari Tiga Fakultas, Rektor Jamaluddin Jompa: Produktivitas Akademik Justru Harus Meningkat

Rabu, 26 Agustus 2026 • 18:59:31 WIB
Unhas Kukuhkan Lima Guru Besar dari Tiga Fakultas, Rektor Jamaluddin Jompa: Produktivitas Akademik Justru Harus Meningkat
Lima guru besar dari tiga fakultas resmi dikukuhkan dalam Rapat Paripurna Senat Akademik Terbatas di Gedung Rektorat Unhas, Makassar, Senin (tanggal).

MAKASSAR — Rapat Paripurna Senat Akademik Terbatas berlangsung di Ruang Senat Akademik Unhas, Lantai 2 Gedung Rektorat Kampus Tamalanrea, Makassar, mulai pukul 08.00 WITA. Prosesi pengukuhan sekaligus penerimaan anggota Dewan Profesor ini turut disiarkan langsung melalui kanal YouTube Unhas TV.

Lima profesor yang dikukuhkan berasal dari Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Kehutanan, dan Fakultas Ilmu Budaya. Mereka resmi menyandang gelar guru besar setelah melalui serangkaian proses akademik panjang.

Empat Guru Besar Baru dari Fakultas Kedokteran Gigi

Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) menjadi penyumbang terbanyak pada pengukuhan kali ini dengan tiga nama. Prof. Dr. drg. Maria Tanumi Hardja, MDSc., dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Konservasi Gigi dan Mikrobiologi Endodontik.

Dua nama lainnya dari FKG adalah Prof. Dr. Asdar, drg., M.Kes., untuk Bidang Ilmu Periodontologi, serta Prof. Dr. Juni Jekti Nugroho, drg., SpKG SubSp KE., yang menekuni Bidang Ilmu Biomaterial Endodontik.

Guru Besar dari Fakultas Kehutanan dan Ilmu Budaya

Dari Fakultas Kehutanan, Prof. Dr. Ir. Budiaman, M.P., IPU., dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Serangga Hutan-Lebah Madu. Sementara itu, Fakultas Ilmu Budaya mencatatkan Prof. Dra. Herawaty Abbas, M.Hum., M.A., Ph.D., sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Kesusastraan.

Bertambahnya jumlah profesor ini diharapkan memperkuat ekosistem keilmuan di Unhas. Rektor menilai kolaborasi antarcabang ilmu menjadi kunci untuk menghasilkan riset yang berdampak luas bagi masyarakat.

Rektor: Jangan Berhenti Berkarya Setelah Menjadi Guru Besar

Rektor Unhas yang akrab disapa Prof. JJ menyampaikan pesan tegas kepada para guru besar yang baru dikukuhkan. Menurutnya, gelar akademik tertinggi tersebut justru menuntut produktivitas yang lebih besar, bukan sekadar simbol prestise.

"Jabatan guru besar merupakan tanggung jawab untuk terus meningkatkan produktivitas akademik dan memberikan kontribusi melalui pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, serta inovasi. Setelah menjadi guru besar, jangan berhenti berkarya. Justru setelah mencapai jabatan guru besar, produktivitas kita harus semakin meningkat," kata Prof. JJ dalam sambutannya.

Ia menambahkan, para guru besar harus menjadi pelopor dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah Unhas, terutama pada jurnal internasional bereputasi. Hal ini sejalan dengan target Unhas untuk memperluas kontribusinya di tingkat global.

Target Strategis: Perkuat Publikasi Ilmiah Internasional

Prof. JJ berharap para guru besar dapat mengambil peran strategis dalam membangun ekosistem akademik yang produktif dan kolaboratif. Kajian interdisiplin dan pertukaran gagasan antarcabang ilmu menjadi prioritas yang didorongnya.

"Saya berharap para guru besar yang dikukuhkan dapat mengambil peran strategis dalam membangun ekosistem akademik yang produktif dan kolaboratif serta memperluas kontribusi Unhas bagi masyarakat," ujarnya.

Prosesi pengukuhan tersebut dihadiri oleh Rektor Unhas, jajaran Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, Dewan Profesor, serta tamu undangan dan keluarga besar para guru besar.

Follow wartamakassar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: matakita.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks