MAKASSAR — Antrean kendaraan yang memanjang hingga ke badan Jalan Perintis Kemerdekaan di depan SPBU Daya, Biringkanaya, sempat membuat arus lalu lintas tersendat pada Rabu pagi. Kendaraan roda empat dan truk yang mengantre mengisi BBM memenuhi bahu jalan, memaksa pengendara lain yang melintas untuk mengurangi kecepatan dan mencari celah.
Kapolsek Biringkanaya, Kompol Setiawan A Malik, S.I.K., menyebut lokasi SPBU di jalur utama tersebut memang kerap menjadi titik rawan kemacetan, terutama saat jam berangkat kerja. Penanganan cepat diperlukan agar penumpukan tidak meluas ke persimpangan di sekitarnya.
“Antrean kendaraan yang memanjang hingga ke jalan raya potensial mengganggu ketertiban lalu lintas. Oleh karena itu, kami menginstruksikan personel untuk langsung meluncur dan melakukan pengaturan agar penumpukan kendaraan tidak meluas,” ujar Kompol Setiawan A Malik.
Personel Ditempatkan di Titik Rawan Penumpukan
Sejumlah personel Lantas Polsek Biringkanaya diterjunkan ke lokasi untuk mengurai kepadatan. Mereka bertugas mengatur laju kendaraan yang keluar-masuk SPBU serta memastikan kendaraan yang mengantre tidak memakan badan jalan secara berlebihan.
Pengaturan dilakukan dengan memberi giliran bagi kendaraan yang akan masuk ke area pengisian BBM. Langkah ini dinilai efektif mencegah antrean memanjang hingga ke tengah ruas jalan utama yang memiliki volume kendaraan tinggi.
Pemantauan Berlanjut pada Jam Sibuk
Kompol Setiawan menambahkan, penyiagaan personel di lokasi dengan aktivitas kendaraan tinggi merupakan bentuk pelayanan kepolisian. Hal ini dilakukan demi memastikan keselamatan serta kenyamanan seluruh pengguna jalan, bukan hanya pengendara yang hendak mengisi BBM.
“Pemantauan dan pengaturan secara berkala akan terus dilakukan, terutama pada jam-jam sibuk,” jelasnya.
Setelah penanganan langsung di lapangan, arus lalu lintas di sekitar SPBU Daya perlahan terurai. Antrean kendaraan masyarakat yang semula memanjang kini dapat tertata lebih tertib, dan kemacetan berangsur teratasi.