SULAWESI SELATAN — Dua tim papan atas Mobile Legends Indonesia akan bertarung habis-habisan di babak puncak MPL ID S17 akhir pekan ini. Onic dan BTR sama-sama mengincar mahkota juara setelah melewati babak playoff yang panjang. Pertandingan ini bukan sekadar perebutan trofi, tapi juga ajang pembuktian siapa tim terkuat di era kompetitif MLBB saat ini.
Jalan Menuju Grand Final: Onic Konsisten, BTR Bangkit dari Lower Bracket
Onic menjadi tim pertama yang mengamankan tempat di grand final setelah menundukkan Geek Fam dengan skor telak 4-1 di Upper Bracket Final, Jumat lalu. Performa mereka sepanjang musim dianggap paling stabil dan terstruktur. Banyak pengamat menjadikan Onic sebagai favorit berdasarkan konsistensi itu.
Di sisi lain, BTR harus melewati jalan lebih berat. Mereka jatuh ke lower bracket setelah kalah tipis 3-4 dari Onic di laga penentuan tiket final. Namun, tim berjuluk Robot Merah itu bangkit dan kembali menghadapi Geek Fam di lower bracket final. Kali ini, Geek Fam tampil agresif di game pertama, memaksa BTR bekerja keras. Tapi ketahanan mental dan kematangan strategi BTR akhirnya membawa mereka menang 4-1.
Format Best-of-Seven: Ruang untuk Adaptasi dan Kejutan
PL menggunakan sistem double elimination di babak playoff, namun grand final dan lower bracket final musim ini digelar dalam format best-of-seven. Perubahan ini memberi ruang lebih luas bagi kedua tim untuk melakukan adaptasi. Setiap pick dan ban, setiap team fight, bisa menjadi momen penentu. Tidak ada celah untuk kesalahan kecil. Kedua tim harus mengandalkan tidak hanya skill individu, tapi juga mental, komunikasi, dan keberanian mengambil risiko.
Dendam BTR vs Dominasi Onic: Dua Filosofi Berbeda
Onic datang dengan gaya permainan yang konsisten dan terstruktur, membuat mereka difavoritkan berdasarkan performa sepanjang musim. Sementara BTR memiliki satu motivasi ekstra: dendam. Kekalahan tipis di upper bracket telah berubah menjadi fokus dan motivasi. Mereka bukan hanya ingin menang, tapi ingin membuktikan bahwa kekalahan bukan akhir dari perjalanan mereka.
Pertandingan ini bukan hanya soal siapa yang lebih kuat secara teknis. Ini soal siapa yang lebih siap secara emosional dan psikologis. Dua tim, dua filosofi, satu takhta. Jutaan penggemar akan menahan napas menunggu siapa yang keluar sebagai raja MLBB Indonesia di musim ini.
Konteks Global: Tiket MSC 2026 Sudah di Tangan
Baik Onic maupun BTR sudah memastikan diri lolos ke MSC 2026, turnamen internasional yang akan berlangsung di Paris beriringan dengan Esports World Cup mulai 1 Juli mendatang. Namun, gelar MPL ID S17 tetap menjadi mahkota tertinggi bagi kedua tim. Gelar ini adalah simbol keunggulan domestik yang menjadi fondasi reputasi mereka di kancah global.