MAKASSAR — Kondisi penyaluran BBM di empat wilayah Sulawesi Selatan itu terpantau membaik pada periode ini. Aktivitas pengisian di sejumlah SPBU berjalan lebih tertib dibandingkan sebelumnya. Antrean kendaraan yang sempat menumpuk di bahu jalan kini tidak lagi mengganggu arus lalu lintas sekitar.
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, menyatakan perbaikan ini tidak lepas dari kerja bersama lintas pihak. Pertamina berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk memantau distribusi harian di lapangan.
Menurut Okky, pemantauan dilakukan untuk merespons berbagai dinamika yang muncul di tiap wilayah. Kebutuhan dan kondisi masing-masing daerah menjadi pertimbangan dalam mengatur penyaluran.
"Penyaluran BBM di Makassar, Gowa, Takalar, dan Maros saat ini sudah lebih kondusif. Ini merupakan hasil kerja bersama antara Pertamina, pemerintah daerah, dan APH yang terus berkoordinasi serta melakukan pemantauan di lapangan," ujar Okky.
Pertamina juga menekankan distribusi ke lembaga penyalur terus berjalan berkelanjutan. Pasokan dijaga rutin agar tidak ada wilayah yang kekurangan stok.
Okky menambahkan pihaknya memonitor kondisi lapangan secara berkala. Langkah itu diambil supaya penyaluran tetap lancar saat terjadi lonjakan permintaan.
"Dari sisi Pertamina, kami terus berupaya menjaga agar penyaluran BBM berjalan secara berkelanjutan. Distribusi ke lembaga penyalur terus kami lakukan dan kondisi di lapangan terus kami monitor," tambahnya.
Dukungan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dinilai berperan menjaga ketertiban di sekitar SPBU. Sinergi itu diharapkan terus terjaga agar pelayanan BBM kepada masyarakat berlangsung tertib.
Pertamina mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan mengikuti arahan petugas di SPBU. Warga diminta tidak melakukan pembelian berlebihan agar penyaluran tetap lancar.
Dengan begitu, kebutuhan masyarakat lain di Makassar, Gowa, Takalar, dan Maros tetap terpenuhi. Kondisi kondusif ini diharapkan bertahan seiring pemantauan yang terus dilakukan di lapangan.