Honda PCX160 RoadSync Jadi Andalan Convoy 45 Km: Nyaman, Tapi Ada Satu

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 12:50:31 WIB
Rombongan Honda Community Convoy Merdeka 2026 memulai perjalanan dari MPM Basra Malang dengan Honda PCX160 RoadSync sebagai kendaraan utama.

SULAWESI SELATANHonda Community Convoy Merdeka 2026 yang digelar Minggu (16/8) bukan sekadar touring biasa. Sebanyak 17 komunitas Honda di bawah Paguyuban Honda Malang menempuh rute sepanjang 45 kilometer dengan konsep checkpoint yang berhenti di delapan lokasi berbeda. Kami melihat langsung bagaimana PCX160 RoadSync digunakan sebagai kendaraan utama dalam perjalanan yang menuntut konsentrasi dan koordinasi ini.

Konsep Checkpoint: Lebih dari Sekadar Konvoi

Perjalanan dimulai dari MPM Basra Malang dan menyusuri sejumlah titik yang memiliki nilai historis dan karakter tersendiri: Balai Kota Malang, Museum Brawijaya, Hutan Malabar, Gereja Kayu Tangan, hingga Bukit Bedengan. Setelah itu rombongan menuju HCSR (Honda Community Social Responsibility) sebelum berakhir di Cafe Abundancio Malang.

Di setiap pemberhentian, peserta tidak hanya berhenti dan foto. Ada aktivitas interaksi yang dirancang agar anggota dari komunitas berbeda bisa saling mengenal. Ini pola yang jarang ditemui di touring biasa—biasanya rombongan cuma berhenti di satu titik kumpul, lalu bubar.

PCX160 RoadSync di Rute Padat: Performa Mesin dan Kenyamanan

Sepanjang rute yang mencakup jalan perkotaan dan tanjakan menuju area perbukitan, mesin 160cc PCX160 RoadSync terasa cukup responsif untuk menjaga kecepatan rombongan tetap rapi. Karakter mesinnya halus di putaran bawah, dan tenaga puncaknya keluar di rentang 7.000-8.000 rpm—cukup untuk menyalip kendaraan lambat di tanjakan tanpa harus memaksa mesin menjerit.

Posisi berkendara PCX160 memang dirancang untuk kenyamanan jarak menengah. Setang yang lebar dan footrest datar membuat postur tubuh tidak cepat pegal meski duduk berjam-jam. Untuk perjalanan convoy yang kecepatannya cenderung konstan dan sering berhenti di checkpoint, skutik ini terasa tepat.

Fitur RoadSync: Berguna atau Sekadar Gimmick?

Fitur konektivitas RoadSync memungkinkan pengendara mengakses navigasi dan notifikasi lewat layar TFT. Dalam konteks convoy yang rutenya sudah ditentukan panitia, fitur ini sebenarnya kurang terpakai maksimal. Namun untuk penggunaan harian—terutama jika Anda sering mencari rute alternatif di kota yang padat seperti Malang—navigasi yang tampil di speedometer jelas lebih aman daripada menoleh ke smartphone di handlebar.

Layar TFT-nya juga tetap terbaca jelas di bawah sinar matahari langsung. Ini penting karena sebagian besar rute convoy dilakukan siang hari.

Konsumsi BBM dan Handling di Jalan Rusak

Sepanjang perjalanan yang mencakup kombinasi jalan mulus dan beberapa ruas rusak di area Hutan Malabar, suspensi depan teleskopik dan unit swing arm belakang bekerja cukup baik meredam getaran. Namun untuk lubang berukuran besar, Anda tetap perlu mengurangi kecepatan—karakter ini sama dengan skutik premium lain di kelasnya.

Soal konsumsi bahan bakar, skutik ini dikenal irit di kelas 160cc. Untuk penggunaan harian campuran dalam-luar kota, angka 40-45 km/liter masih realistis jika Anda tidak memacu gas habis-habisan.

Kelebihan dan Kekurangan Honda PCX160 RoadSync

Berdasarkan pengamatan selama convoy dan pengalaman berkendara di rute yang bervariasi, berikut poin-poin pentingnya:

  • Kelebihan: Mesin halus dan responsif untuk kelas 160cc, posisi berkendara nyaman untuk jarak menengah, fitur RoadSync berguna untuk navigasi harian, konsumsi BBM efisien, handling stabil di kecepatan konvoi 60-80 km/jam.
  • Kekurangan: Harga jualnya berada di kisaran premium untuk skutik 160cc—Anda bisa mendapatkan varian lebih murah dengan mesin sama dari lini lain. Bagasi bawah jok cukup untuk satu helm full-face, tapi kurang lega jika Anda rutin membawa jas hujan dan barang bawaan lain. Peredaman getaran di stang masih terasa halus di putaran mesin 3.000-4.000 rpm, terutama saat macet.

Verdict: Untuk Siapa Skutik Ini?

Honda PCX160 RoadSync cocok untuk Anda yang memprioritaskan kenyamanan berkendara harian dan sering menggunakan navigasi. Fitur RoadSync-nya terasa bermanfaat di kepadatan perkotaan, dan mesinnya cukup bertenaga untuk kebutuhan harian maupun touring ringan.

Namun jika kebutuhan Anda hanya transportasi harian dengan budget lebih hemat, varian non-RoadSync dengan harga lebih rendah bisa jadi pilihan lebih rasional. Selisih harganya bisa dialokasikan untuk aksesori atau biaya perawatan jangka panjang.

Suhari, Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah upaya mempererat hubungan antarkomunitas. "Momentum kemerdekaan ini juga menjadi pengingat bagi kita untuk menghargai perjuangan para pahlawan dan meneruskan semangat persatuan melalui kegiatan-kegiatan positif," katanya. Pernyataan itu disampaikan di sela-sela acara yang juga diisi permainan khas Agustusan melibatkan bapak dan anak di titik akhir.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: otosia.liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top