Amazon Siap Jual Chip AI Trainium ke Pusat Data Pihak Ketiga, Saingi Nvidia

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 12:14:31 WIB
Amazon mulai pertimbangkan penjualan chip AI Trainium ke pihak ketiga untuk perluas pasar.

SULAWESI SELATAN — Jika terealisasi, langkah ini akan menjadi tantangan paling serius bagi dominasi Nvidia di pasar chip AI. AWS selama ini hanya menyewakan kapasitas komputasi chip Trainium melalui layanan cloud-nya, namun permintaan yang melonjak drastis membuat Amazon mempertimbangkan model bisnis baru: menjual perangkat kerasnya secara langsung.

Potensi Pasar USD 50 Miliar

Dalam surat kepada pemegang saham awal April lalu, Andy Jassy mengungkapkan bahwa jika divisi chip Amazon berdiri sendiri dan menjual produknya ke pihak ketiga seperti perusahaan chip lain, pendapatan tahunannya bisa mencapai USD 50 miliar. Angka ini setara dengan pendapatan tahunan Intel.

“Ada begitu banyak permintaan untuk chip kami sehingga sangat mungkin kami akan menjual rak-rak server berisi chip tersebut ke pihak ketiga di masa depan,” tulis Jassy dalam surat tersebut, dikutip TechCrunch.

Mengapa Amazon Berubah Pikiran?

Selama ini AWS enggan menjual chip Trainium secara langsung karena model bisnis cloud-nya lebih menguntungkan. Amazon tidak hanya memungut biaya untuk setiap token AI yang diproses chip tersebut, tetapi juga menagih layanan pendukung seperti penyimpanan, keamanan, jaringan, dan pemantauan.

Namun, tekanan dari permintaan pasar yang luar biasa besar memaksa Amazon mempertimbangkan ulang strategi itu. Peter DeSantis, kepala divisi AI AWS, mengonfirmasi kepada Bloomberg bahwa perusahaannya sedang dalam tahap awal negosiasi dengan sejumlah perusahaan untuk menjual chip Trainium. Ia menolak menyebutkan calon pembelinya.

Pasokan Terbatas, Antrean Panjang

Kendala terbesar Amazon justru ada di sisi produksi. Jassy mengakui kapasitas chip Trainium generasi saat ini sudah ludes terjual hampir seketika. Hal yang sama juga terjadi pada Trainium 4, generasi berikutnya yang baru akan tersedia setidaknya setahun lagi.

Menjual chip ke pihak ketiga berarti Amazon harus memprioritaskan pelanggan baru di atas pelanggan cloud-nya sendiri yang sudah mengantre. Satu-satunya jalan adalah meningkatkan kapasitas produksi melalui mitra manufaktur seperti TSMC. Sayangnya, Nvidia baru saja menyalip Apple sebagai pelanggan terbesar TSMC, membuat Amazon harus bersaing ketat untuk mendapatkan alokasi produksi.

Pesaing Bukan Cuma Nvidia

Langkah ini terjadi di saat Nvidia juga melebarkan sayap. CEO Jensen Huang baru-baru ini mengumumkan masuknya Nvidia ke pasar CPU untuk AI—sebuah pasar senilai USD 200 miliar yang selama ini dikuasai Intel dan AMD.

“Meskipun kami secara historis menolak permintaan untuk menjual chip secara langsung, Andy mencatat bahwa sangat mungkin kami akan menjual rak-rak server ke pihak ketiga di masa depan,” ujar Doron Aronson, juru bicara AWS, yang baru-baru ini memandu tur privat ke fasilitas desain chip Amazon.

Dampak ke Pasar Chip AI

Amazon yang bernilai USD 50 miliar tentu belum mampu menggulingkan Nvidia—yang saat ini memiliki pendapatan tahunan USD 326 miliar. Namun kehadiran pemain sebesar Amazon bisa mengubah peta persaingan industri chip AI. Bagi operator pusat data, kehadiran alternatif selain Nvidia berarti lebih banyak pilihan dan potensi harga yang lebih kompetitif.

Belum ada kepastian kapan Amazon akan mulai menjual chip Trainium ke pihak ketiga. Negosiasi masih dalam tahap awal, dan keputusan akhir akan sangat bergantung pada kemampuan Amazon menambah kapasitas produksi tanpa mengorbankan pelanggan cloud-nya yang sudah ada.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: techcrunch.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top