SULAWESI SELATAN — Kemitraan tiga perusahaan teknologi ini pertama kali diumumkan pada Juli 2025 dan langsung menyasar dua kota besar Amerika Serikat. San Francisco Bay Area menjadi lokasi debut yang direncanakan meluncur akhir tahun ini, disusul Houston sebagai kota kedua pada pertengahan 2027. Layanan robotaxi ini akan menggunakan SUV listrik Lucid Gravity yang dilengkapi sistem mengemudi otonom Level 4 milik Nuro, Nuro Driver.
Saat ini, armada pengembangan robotaxi sudah mencapai hampir 100 unit yang beroperasi non-stop di California dan Texas. Jumlah itu akan bertambah dalam beberapa pekan ke depan saat Lucid mulai memproduksi kendaraan validasi di pabrik Arizona. Unit-unit tersebut akan menjalani uji keselamatan dan sertifikasi regulasi sebelum layanan komersial dimulai.
Nuro sendiri sudah menguji kendaraan di jalan umum Houston dengan pengemudi keselamatan sejak 2019. Perusahaan itu bahkan pernah menjalankan operasi kendaraan otonom Level 4 di kota tersebut. COO Nuro, Andrew Chapin, menyebut ukuran dan kompleksitas Houston sebagai lokasi ideal untuk menguji performa sistem di berbagai lingkungan.
Uber telah menyiapkan infrastruktur pendukung di Houston berupa depot dan fasilitas pengisian daya seluas 50.000 kaki persegi. Lokasi ini akan menangani pengisian baterai, perawatan, perbaikan, pembersihan, dan operasi harian armada. Semua kendaraan yang digunakan adalah Lucid Gravity SUV yang dimodifikasi dengan sensor array atap, kamera, lidar, dan radar dari Nuro.
Selain Gravity, rencananya akan ditambahkan model Lucid midsize EV generasi berikutnya. Uber mengembangkan pengalaman di dalam kabin, termasuk kontrol penumpang, fitur personalisasi, dan alat dukungan pelanggan. Sementara Nuro menyediakan sistem visualisasi otonomi.
Ambisi kemitraan ini tidak main-main. Dalam beberapa tahun ke depan, mereka menargetkan setidaknya 35.000 kendaraan otonom beroperasi di puluhan kota di seluruh dunia. Semua unit akan dimiliki dan dioperasikan oleh Uber bersama mitra armadanya, dan hanya bisa dipesan lewat aplikasi Uber.
Pengumuman Houston ini menjadi langkah konkret setelah pengumuman kemitraan Juli lalu. Dengan pengalaman Nuro di Texas sejak 2019 dan infrastruktur yang sudah mulai dibangun, persaingan layanan robotaxi di Texas semakin memanas setelah sebelumnya Waymo dan Cruise sudah lebih dulu masuk.