Personel Damkar Maros Latih Prajurit Kodim 1422 Operasikan Mobil Pemadam Kebakaran Mitsubishi Fuso

Penulis: Luqman Arif  •  Senin, 08 Juni 2026 | 22:29:31 WIB
Personel Damkar Maros melatih prajurit Kodim 1422/Maros mengoperasikan mobil pemadam kebakaran Mitsubishi Fuso.

MAROS — Sebanyak tujuh personel Damkarmat Maros diterjunkan sebagai instruktur dalam pelatihan pengoperasian mobil pemadam kebakaran di Markas Kodim 1422/Maros, Senin (8/6/2026). Pelatihan ini menyasar personel Kodim yang baru menerima kendaraan taktis pemadam dari Kementerian Pertahanan.

Kendaraan yang Dilatihkan: Mitsubishi Fuso Center FE-74 HD N

Dalam pelatihan tersebut, personel Damkar memberikan materi pengoperasian armada pemadam kebakaran jenis Mitsubishi Fuso Center FE-74 HD N. Materi mencakup prosedur keselamatan hingga penggunaan peralatan pendukung yang terpasang pada kendaraan.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Damkarmat Maros, Aryadi, mengatakan pelatihan ini merupakan respons atas undangan dari Kodim 1422. “Kami menurunkan satu tim yang terdiri dari tujuh personel untuk memberikan pelatihan pengoperasian kendaraan pemadam kebakaran dan pengenalan alat-alat pemadam,” kata Aryadi.

Mengapa Kodim Perlu Pelatihan Damkar?

Kementerian Pertahanan telah mendistribusikan sejumlah kendaraan pemadam kebakaran ke berbagai Kodam dan Kodim di Indonesia. Kodim 1422/Maros menjadi salah satu penerima armada tersebut. Namun, tanpa kemampuan teknis yang memadai, kendaraan tak bisa difungsikan secara maksimal saat kebakaran terjadi.

Dandim 1422/Maros, Letkol Arm Agung Yuhono, mengapresiasi dukungan Damkarmat Maros. Ia berharap pelatihan ini meningkatkan kesiapsiagaan personelnya dalam membantu masyarakat. “Kami ingin personel mampu mengoperasikan kendaraan dan peralatan pemadam secara optimal saat dibutuhkan dalam situasi darurat,” ujarnya.

Praktik Lapangan Jadi Fokus Utama

Pelatihan tidak hanya berlangsung di dalam kelas. Personel Damkar memberikan praktik langsung pengoperasian mobil pemadam, mulai dari menghidupkan mesin pompa, mengatur tekanan air, hingga teknik memadamkan api di lapangan. Personel Kodim juga dikenalkan dengan berbagai alat pendukung seperti selang, nozel, dan alat pelindung diri.

Kerja sama lintas institusi ini dinilai penting mengingat Maros merupakan daerah rawan kebakaran permukiman. Dengan adanya personel Kodim yang terlatih, respons terhadap musibah kebakaran diharapkan bisa lebih cepat dan efektif.

Reporter: Luqman Arif
Sumber: online24jam.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top