SULAWESI SELATAN — Amazfit mempublikasikan data telemetri dari jam tangan pintar Cheetah 2 Pro yang digunakan atlet Skotlandia Josh Kerr saat memecahkan rekor dunia lari mile pada 3:42,66. Rekor sebelumnya milik Hicham El Guerrouj (3:43,13) bertahan selama 27 tahun. Kerr menjadi manusia pertama yang mencatatkan waktu di bawah 3 menit 43 detik untuk jarak satu mile.
Konsistensi Split Time Jadi Kunci Rekor
Data dari Amazfit Cheetah 2 Pro menunjukkan empat lap Kerr hampir identik: 55,3 detik, 55,8 detik, 55,4 detik, dan 54,9 detik. Lap terakhir justru menjadi yang tercepat, membantunya melewati garis finis dengan rekor dunia. Selisih antara lap tercepat dan terlambat hanya 0,9 detik — angka yang sangat kecil untuk lari jarak menengah.
Lebih mencengangkan lagi, split 200 meter Kerr berkisar antara 24,7 hingga 24,9 detik. Variasi hanya 0,5 detik dari awal hingga akhir lomba. Kecepatan rata-ratanya mencapai 26 km/jam, jauh di atas 24,1 km/jam yang dibutuhkan untuk menembus empat menit mile.
Detak Jantung dan Cadence Meningkat di Akhir
Jam tangan pintar itu juga merekam detak jantung maksimal Kerr di angka 188 denyut per menit (bpm), tercapai sekitar 400 meter pertama. Pola detak jantung naik tajam di awal, stabil di tengah, lalu melonjak lagi saat Kerr melakukan akselerasi akhir. Cadence atau langkah kaki rata-rata Kerr mencapai 194 langkah per menit sepanjang race.
Data ini menunjukkan strategi negative split yang sempurna: memulai dengan kecepatan tinggi namun terkontrol, menjaga konsistensi di tengah, dan menyisakan tenaga untuk finis eksplosif.
Fitur Amazfit Cheetah 2 Pro yang Mendukung Atlet Elite
Kerr memakai Cheetah 2 Pro sebagai bagian dari program Project 222 — ambisinya menembus 3 menit 42 detik (222 detik) untuk jarak satu mile. Catatan 3:42,66 hanya terpaut 0,66 detik dari target tersebut. Dalam review sebelumnya, perangkat ini mendapat pujian berkat akurasi sensor dan daya tahan baterai yang "luar biasa", menjadikannya salah satu jam lari terbaik di kelasnya.
Bagi pelari Indonesia yang ingin meniru pendekatan data-driven ala atlet dunia, Cheetah 2 Pro menawarkan fitur monitoring split time real-time, heart rate zone, dan cadence tracking yang biasanya hanya ada di jam tangan premium. Harganya pun lebih terjangkau dibanding kompetitor sekelas Garmin atau Polar.
Harga dan Ketersediaan di Indonesia
Amazfit Cheetah 2 Pro sudah tersedia di pasar Indonesia melalui e-commerce resmi dan toko ritel mitra. Harga ritelnya sekitar Rp 3,5 jutaan tergantung promo dan kanal pembelian. Perangkat ini cocok untuk pelari jarak menengah hingga jauh yang menginginkan data akurat tanpa harus merogoh kocek hingga dua digit juta rupiah.
Dengan catatan rekor dunia yang dipecahkan menggunakan jam ini, Amazfit membuktikan bahwa teknologi wearable tidak lagi monopoli atlet elite — data yang sama bisa diakses pelari amatir untuk meningkatkan performa lari mereka.