Fitur FSD Tesla Kini Bisa Deteksi Pengemudi Melamun atau Main HP, Peringatan Tak Lagi Ngeselin

Penulis: Nurul Huda  •  Kamis, 04 Juni 2026 | 08:58:31 WIB
Fitur FSD Tesla kini mampu mendeteksi pengemudi yang melamun atau menggunakan ponsel dengan akurasi lebih tinggi.

SULAWESI SELATAN — Pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat itu secara resmi mencantumkan peningkatan sistem pemantauan pengemudi dalam catatan rilis pembaruan terbaru, Kamis (4/6/2026). Sebelumnya, fitur ini sebenarnya sudah hadir di update sebelumnya, namun baru diumumkan secara eksplisit sekarang.

Eye Tracking Lebih Akurat, Kacamata Hitam Bukan Halangan

Salah satu perubahan krusial ada pada teknologi pelacakan arah mata atau eye tracking. Sistem kini diklaim mampu membaca pandangan pengemudi secara lebih presisi, bahkan saat memakai kacamata hitam atau ketika pencahayaan di kabin berubah drastis.

Dengan peningkatan ini, mobil bisa langsung tahu apakah pengemudi benar-benar memperhatikan jalan atau sedang asyik dengan ponsel. Jika terdeteksi tidak fokus, peringatan akan muncul lewat suara dan tampilan visual di layar sentral.

Keluhan Pengguna Soal Peringatan Terlalu Sensitif Akhirnya Terjawab

Selama ini, salah satu kritik paling umum dari pengguna FSD adalah sistem pemantauan yang terlalu sensitif. Banyak pemilik mengeluh mendapat tegaran hanya karena melirik spion atau layar tengah sejenak. Pembaruan ini menjawab langsung masalah tersebut.

Tesla membuat sistem peringatan menjadi lebih halus dan tidak terlalu mengganggu. Sepanjang pengemudi tetap melihat ke arah jalan, frekuensi "nag" atau teguran berkurang signifikan dibanding versi sebelumnya. Perubahan ini merupakan bagian dari pengembangan FSD versi 14.3.3 yang diperkenalkan bersamaan dengan Spring 2026 Software Update.

Pintu Masuk Ekspansi FSD ke Pasar Eropa dan Negara dengan Regulasi Ketat

Peningkatan akurasi sistem pemantauan ini punya dampak lebih luas dari sekadar kenyamanan berkendara. Banyak negara, terutama di kawasan Eropa, menerapkan aturan ketat untuk fitur semi-otonom. Regulator mewajibkan kendaraan tetap memastikan pengemudi aktif mengawasi jalan.

Sistem monitoring berbasis kamera yang andal menjadi syarat utama agar fitur seperti FSD bisa mendapat izin penggunaan yang lebih luas. Dengan eye tracking yang lebih canggih, Tesla berharap proses sertifikasi di berbagai negara bisa berjalan lebih mulus, sekaligus mempercepat ekspansi global teknologi otonom mereka.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: viva.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top