MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memberikan peringatan tegas kepada ribuan CPNS yang baru lolos seleksi di lingkungan Pemerintah Kota Makassar. Ia meminta para pegawai baru itu tidak menganggap instansi pemerintahan sebagai tempat untuk bersantai atau sekadar mencari penghasilan tetap.
Dalam arahannya, Munafri menekankan bahwa setiap CPNS harus siap bekerja keras dan menunjukkan dedikasi sejak hari pertama masuk. Ia mengingatkan bahwa birokrasi modern menuntut kecepatan, ketepatan, dan pelayanan prima kepada masyarakat.
"Jangan pikir ini tempat santai. Ini adalah medan pengabdian. Target kinerja kalian sudah dihitung, dan saya akan memantaunya," ujar Munafri di hadapan ribuan CPNS di Makassar, Senin lalu.
Teguran ini muncul di tengah upaya Pemkot Makassar mempercepat reformasi birokrasi. Selama ini, keluhan masyarakat tentang lambannya pelayanan publik masih kerap terdengar. Dengan merekrut ribuan CPNS baru, Wali Kota ingin memastikan tidak ada lagi budaya kerja lamban di lingkungan pemkot.
Munafri juga menyebutkan bahwa evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala. CPNS yang tidak mampu memenuhi target akan mendapatkan pembinaan, dan jika tidak ada perbaikan, sanksi administrasi siap diterapkan.
Pemkot Makassar menargetkan peningkatan kualitas pelayanan di 15 kecamatan dan 153 kelurahan. CPNS baru akan ditempatkan di berbagai dinas, mulai dari pelayanan perizinan, kesehatan, hingga pendidikan. Mereka dituntut untuk menguasai teknologi informasi dan mampu beradaptasi dengan sistem pemerintahan berbasis digital.
"Kami tidak butuh pegawai yang hanya datang, duduk, dan pulang. Kami butuh inovator di lapangan," tegas Munafri.
Setelah pengarahan, ribuan CPNS akan menjalani masa orientasi selama dua pekan ke depan. Mereka akan dibekali pemahaman tentang tugas pokok dan fungsi masing-masing instansi, serta kode etik pegawai negeri.
Pemkot Makassar berencana menempatkan seluruh CPNS baru di unit kerja paling lambat awal bulan depan. Wali Kota memastikan akan turun langsung memantau kinerja mereka di lapangan, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.