MAKASSAR — General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah memastikan kesiapan pasokan listrik untuk kelancaran periode Ramadan dan Idul Adha 1447 Hijriah. Kesiapan tersebut mencakup sisi distribusi listrik, personel, hingga peralatan pendukung.
"Selama perayaan Idul Adha 1447 H, kami memastikan kesiapan pasokan listrik agar seluruh masyarakat bisa aman, tenteram, dan bisa menjalankan ibadah serta berkumpul dengan keluarga dalam suasana yang hangat," ujar Edyansyah di Makassar, Selasa.
PLN juga menyiapkan alat pendukung selama periode siaga. Total ada 152 genset, 30 uninterruptible power supply (UPS), 79 unit gardu bergerak (UGB), serta 13 crane yang siap digunakan.
Selain itu, 308 mobil dan 169 motor operasional turut disiagakan untuk mempercepat respons jika terjadi gangguan. PLN juga menerjunkan 10 tim khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) dengan total 80 personel.
Bagi masyarakat yang hendak bepergian menggunakan kendaraan listrik selama momen Idul Adha, PLN telah menyediakan 78 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Fasilitas ini tersebar di 57 lokasi di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.
Edyansyah menambahkan bahwa berbagai upaya telah dilakukan untuk menjaga kecukupan pasokan listrik di sistem Sulawesi Bagian Selatan. "Berbagai upaya telah kami lakukan untuk menjaga kecukupan pasokan listrik di sistem Sulawesi Bagian Selatan," tambahnya.
PLN mengklaim telah melakukan pemeliharaan rutin lebih awal sehingga jaringan distribusi saat ini dalam kondisi aman. Masyarakat yang melihat potensi gangguan atau mengalami pemadaman dapat melaporkan langsung melalui fitur Pengaduan di aplikasi PLN Mobile.
"Apabila melihat potensi atau terjadi gangguan listrik, masyarakat dapat melaporkan langsung kepada PLN melalui fitur Pengaduan di aplikasi PLN Mobile," ujar Edyansyah.