Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel: Purna Paskibraka Laporkan Kecurangan, Peserta Unggulan Tergusur Tanpa Dasar Regulasi

Penulis: Oman Sudirman  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 19:30:16 WIB
PPI Kota Makassar melaporkan dugaan kecurangan dalam seleksi Paskibraka Sulsel.

MAKASSAR — Laporan itu mencuat setelah PPI Kota Makassar menemukan sejumlah kejanggalan dalam proses penentuan akhir. Panitia seleksi dituding mengabaikan mekanisme pemeringkatan yang sudah ditetapkan dalam aplikasi resmi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Alih-alih merujuk pada data objektif, keputusan akhir disebut lebih bersifat subjektif. Sorotan utama adalah digantikannya Cathlyn Yvaine Lesmana, peserta dengan nilai terbaik, oleh kandidat lain tanpa alasan jelas dan dasar regulasi yang sah.

Awal Mula: Seleksi Tertutup yang Memicu Kecurigaan

Polemik ini bermula dari sistem seleksi yang digelar secara tertutup. PPI Kota Makassar menilai ketiadaan transparansi menjadi celah utama praktik kecurangan. Mereka kemudian melaporkan temuan ini kepada pihak berwenang.

“Proses penentuan akhir dilakukan tanpa transparansi nilai kepribadian dan mengabaikan mekanisme pemeringkatan aplikasi resmi BPIP,” bunyi pernyataan PPI Kota Makassar dikutip dari Suara.com. Tuduhan ini langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan pegiat kepemudaan Sulawesi Selatan.

Kronologi: Dari Peserta Unggulan hingga Tergusur Tanpa Kejelasan

Nama Cathlyn Yvaine Lesmana muncul sebagai peserta dengan nilai terbaik selama seleksi. Namun, secara mendadak namanya dicoret dan digantikan peserta lain. PPI Kota Makassar menilai langkah ini tidak memiliki dasar regulasi yang jelas.

“Tidak ada penjelasan resmi mengapa peserta unggulan seperti Cathlyn Yvaine Lesmana harus digantikan. Ini menunjukkan keanehan dalam proses pengambilan keputusan,” tambah pernyataan tersebut. Ketidakjelasan ini memicu spekulasi dan tuntutan agar panitia membuka seluruh data penilaian.

Apa Langkah Panitia dan BPIP Selanjutnya?

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari panitia seleksi maupun BPIP Provinsi Sulawesi Selatan. Publik, terutama peserta dan orang tua, mendesak investigasi independen untuk mengusut tuntas dugaan kecurangan ini.

PPI Kota Makassar berharap laporan mereka segera ditindaklanjuti agar proses seleksi Paskibraka di masa mendatang lebih transparan dan akuntabel. Mereka juga meminta keputusan akhir yang telah diumumkan dikaji ulang berdasarkan data yang valid.

Reporter: Oman Sudirman
Sumber: suara.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top