Mobil Pelangsir BBM Terbakar di Toraja Utara, 15 Jeriken Disita dan Sopir Kabur

Penulis: Oman Sudirman  •  Minggu, 10 Mei 2026 | 23:00:44 WIB
Mobil pelangsir BBM terbakar di Toraja Utara, 15 jeriken ditemukan di lokasi kejadian.

TORAJA UTARA — Satuan Reserse Kriminal Polres Toraja Utara mendalami kasus terbakarnya satu unit mobil Toyota Kijang Grand bernomor polisi DP 1664 CA. Kendaraan yang diduga milik pelangsir BBM itu hangus dilalap api di Lembang, Desa Sangbua, Kecamatan Kesu', hanya berjarak 50 meter dari SPBU Alang-alang.

Aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah api berhasil dipadamkan. Namun, petugas tidak menemukan keberadaan sopir maupun pemilik kendaraan di lokasi kejadian karena diduga telah melarikan diri saat insiden terjadi sekitar pukul 10.00 Wita.

Temukan 15 Jeriken dan Modifikasi Tangki di Lokasi Kebakaran

Hasil penyelidikan awal di lokasi menunjukkan adanya indikasi kuat bahwa kendaraan tersebut digunakan untuk menampung bahan bakar dalam jumlah besar. Polisi menemukan sisa-sisa jeriken yang sebagian besar sudah hangus terpanggang di dalam kabin mobil.

"Dari hasil penyelidikan awal ditemukan sekitar 7 potongan jeriken yang terbakar dan bekas bakaran pada mobil sekitar 8 buah, sehingga diduga mobil tersebut mengangkut sekitar 15 jeriken," ujar Kanit Tipidter Polres Toraja Utara, Ipda Abdi Musrya pada Minggu (10/5/2026).

Selain jeriken, polisi menemukan fakta bahwa tangki bahan bakar mobil tersebut telah diubah dari standar pabrikan. Modifikasi ini sengaja dirancang untuk mempermudah operasional pengisian dan pemindahan BBM hasil lansiran dari SPBU.

"Mobil tersebut diduga dimodifikasi dengan dibuatkan saluran di bagian bawah untuk mempermudah mengeluarkan isi BBM pada tangki," lanjut Abdi.

Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik dan Buru Pemilik Mobil

Mengenai penyebab pasti kebakaran, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut. Dugaan sementara mengarah pada kegagalan sistem kelistrikan kendaraan yang memicu percikan api di area yang rentan terbakar.

"Dugaan sementara akibat korsleting kelistrikan pada mobil. Kita belum pastikan karena kami belum memeriksa saksi-saksi di kantor," terangnya.

Saat ini, bangkai kendaraan tersebut telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Identitas pemilik asli kendaraan masih ditelusuri melalui data nomor polisi dan keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar SPBU Alang-alang saat kejadian.

Polres Toraja Utara menegaskan akan terus mencari keberadaan sopir yang kabur guna mengungkap praktik penimbunan BBM tersebut. Petugas juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika mengetahui keberadaan pemilik mobil yang kini masuk dalam daftar pencarian.

Reporter: Oman Sudirman
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top