Sean Strickland Kalahkan Khamzat Chimaev via Split Decision di UFC 328

Penulis: Mustofa Kamal  •  Minggu, 10 Mei 2026 | 13:13:17 WIB
Sean Strickland mengalahkan Khamzat Chimaev lewat keputusan split decision di UFC 328.

Sean Strickland kembali menciptakan kejutan besar di oktagon dengan mengalahkan Khamzat Chimaev melalui keputusan split decision di UFC 328. Kemenangan ini memutus tren dominan Chimaev sekaligus mengukuhkan posisi Strickland sebagai petarung kelas menengah yang paling sulit ditaklukkan.

Status underdog tidak menghalangi Sean Strickland untuk menjinakkan "Borz" dalam duel tensi tinggi yang berlangsung selama lima ronde penuh. Chimaev yang awalnya diunggulkan dengan angka taruhan -500 harus mengakui keunggulan volume pukulan Strickland setelah para juri memberikan penilaian tipis 48-47, 47-48, dan 48-47 untuk kemenangan petarung Amerika Serikat tersebut.

Ronde Kelima Jadi Kunci Kemenangan Tipis Sean Strickland

Drama sesungguhnya terjadi pada ronde pamungkas yang menjadi pembeda di mata para juri. Sal D’Amato dan Eric Colon memberikan ronde kelima untuk Strickland, sementara hakim Sue Sanidad melihat Chimaev lebih unggul. Perbedaan persepsi ini berakar dari kemampuan Strickland menetralisir upaya bantingan (takedown) yang dilancarkan Chimaev di menit-menit akhir.

Sesuai instruksi pelatih dari sudut ring, Strickland mulai mengombinasikan pukulan kanan keras setelah jab-jab panjangnya mendarat telak berkali-kali. Meski Chimaev mencoba membalas dengan pukulan bertenaga, intensitas serangan Strickland jauh lebih konsisten. Kemampuannya untuk segera bangkit setiap kali Chimaev berhasil menjatuhkannya menjadi poin krusial yang meyakinkan dua dari tiga juri.

Dominasi Gulat Khamzat Chimaev di Awal Pertandingan

Khamzat Chimaev sebenarnya memulai laga dengan sangat meyakinkan pada ronde pertama. Petarung asal Chechnya ini langsung memamerkan kemampuan gulat elitnya dengan mengunci Strickland di lantai oktagon. Sepanjang lima menit awal, Chimaev berkali-kali mencoba melakukan kuncian leher (choke) dan melakukan bantingan keras setiap kali Strickland mencoba berdiri.

Ketiga juri sepakat memberikan nilai 10-9 untuk Chimaev di ronde pembuka. Namun, memasuki ronde kedua, momentum mulai bergeser. Strickland berhasil menggagalkan upaya takedown dan justru berbalik menekan Chimaev di posisi bawah. Kontrol atas (top control) yang dilakukan Strickland selama beberapa menit membuat stamina Chimaev mulai terkuras, yang terlihat dari kegagalannya melakukan transisi gulat yang efektif di ronde-ronde berikutnya.

Statistik Pukulan dan Efektivitas Serangan

Memasuki ronde ketiga, pertarungan murni menjadi adu serangan berdiri (stand-up battle). Strickland memanfaatkan jangkauan jab miliknya untuk merusak ritme Chimaev. Meski hidung Strickland sempat berdarah akibat serangan balasan, volume serangannya tetap unggul di mata juri. Berikut adalah poin-poin penting dari jalannya laga:

  • Ronde 1: Dominasi total Chimaev melalui gulat dan kontrol lantai.
  • Ronde 2: Strickland membalikkan keadaan dengan menahan serangan bawah Chimaev.
  • Ronde 3: Duel berdiri yang dimenangkan Strickland lewat akurasi jab.
  • Ronde 4: Chimaev bangkit dengan variasi serangan striking dan takedown di akhir ronde.
  • Ronde 5: Strickland unggul volume pukulan dan pertahanan takedown yang solid.

Kemenangan ini mengingatkan publik pada momen saat Strickland merebut sabuk juara dari Israel Adesanya pada 2023. Strickland kembali membuktikan bahwa gaya bertarungnya yang ortodoks dan stamina luar biasa mampu meredam petarung yang dianggap paling berbahaya di divisi kelas menengah UFC.

Siapa yang memenangkan pertandingan UFC 328 antara Strickland vs Chimaev?

Sean Strickland menang melalui keputusan split decision setelah tiga juri memberikan skor 48-47, 47-48, dan 48-47. Hasil ini membuat Strickland keluar sebagai pemenang laga utama tersebut.

Ronde mana yang menjadi perdebatan paling sengit bagi juri?

Ronde kelima merupakan ronde yang membagi opini juri. Dua juri (D’Amato dan Colon) memberikannya untuk Strickland karena volume pukulan, sementara satu juri (Sanidad) memilih Chimaev karena upaya takedown-nya.

Bagaimana performa Khamzat Chimaev di ronde pertama?

Chimaev mendominasi ronde pertama dengan teknik gulat yang agresif. Ia berhasil menjaga Strickland tetap di lantai dan melancarkan beberapa upaya kuncian leher yang hampir mengakhiri pertandingan lebih awal.

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: sports.yahoo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top