SULAWESI SELATAN — Manchester United dan Borussia Dortmund menyuarakan dukungan untuk masyarakat Indonesia yang terdampak kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatra. Namun solidaritas dari klub-klub top Eropa itu berbanding terbalik dengan nasib spanduk protes karhutla di Stadion Patriot, yang justru dicopot.
Dukungan Manchester United disampaikan lewat akun Instagram resmi klub. Dalam unggahan itu, para pemain Setan Merah tampil berkumpul di lapangan dengan tulisan "Mendoakan & Menguatkan". Klub asal Inggris tersebut menyertakan pesan "Untuk Indonesia, lekas pulih seperti sediakala", lengkap dengan tagar #MUFC, #Indonesia, #Kalimantan, dan #Sumatra.
Borussia Dortmund menyusul dengan pesan yang mengaitkan sepak bola dan kepedulian lingkungan. Klub Bundesliga itu menyerukan agar semangat tetap menyala di tribun, bukan api yang membakar hutan.
"Biarkan api semangat menyala di tribun, bukan api yang menghanguskan hutan kita. Sepak bola menyatukan kita, dan alam adalah rumah kita bersama. Lindungi alam, lindungi masa depan," demikian pesan yang diunggah Dortmund.
Dortmund Angkat Seruan Stop Karhutla
Selain pesan solidaritas, Dortmund juga mengangkat seruan "Stop Karhutla. Protect The Earth" dalam unggahannya. Langkah tersebut menegaskan posisi klub terhadap isu lingkungan yang tengah mendesak di Indonesia.
Dortmund bukan satu-satunya klub Jerman yang bersuara. Sejumlah klub dari Jerman, Inggris, Prancis, Spanyol, dan Italia dilaporkan turut mengirimkan pesan dukungan melalui media sosial masing-masing.
Kontras dengan Spanduk Protes di Stadion Patriot
Di dalam negeri, solidaritas terhadap korban karhutla justru menghadapi jalan berbeda. Spanduk protes yang dipasang di Stadion Patriot, kandang Persija Jakarta, dicopot meski aksi itu menyuarakan kepedulian terhadap bencana yang sama.
Spanduk tersebut berisi seruan agar karhutla di Kalimantan dan Sumatra segera ditangani. Pencopotan itu menimbulkan pertanyaan soal ruang ekspresi suporter di stadion, terutama untuk isu yang menyangkut kepentingan publik luas.
Sepak Bola Eropa dan Isu Lingkungan
Kepedulian klub-klub Eropa terhadap karhutla Indonesia bukan hal baru. Klub-klub besar di kompetisi top Eropa kerap memakai platform media sosial untuk menyoroti isu kemanusiaan dan lingkungan di berbagai negara.
Bagi suporter Indonesia, pesan dari Manchester United dan Dortmund menjadi pengingat bahwa bencana karhutla mendapat perhatian dunia. Dukungan itu datang dari klub yang basis penggemarnya tersebar luas, termasuk di Indonesia.
Yang tersisa kini pertanyaan sederhana: jika klub Eropa bisa bersuara lantang soal hutan yang terbakar, mengapa spanduk protes di stadion sendiri harus dicopot?