Pencarian

Biro Umum Setda Sulsel Luncurkan Simpati, Satu Platform Digital untuk Urus Bus Operasional hingga MC

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 21:29:31 WIB
Biro Umum Setda Sulsel Luncurkan Simpati, Satu Platform Digital untuk Urus Bus Operasional hingga MC
Biro Umum Setda Sulsel meluncurkan Simpati, platform digital yang mengintegrasikan layanan internal seperti pemesanan bus operasional hingga MC.

MAKASSAR — Biro Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Selatan resmi memperkenalkan Sistem Manajemen Pelayanan Terintegrasi Pimpinan (Simpati). Platform ini menyatukan berbagai layanan internal yang sebelumnya berjalan terpisah-pisah ke dalam satu sistem daring.

Kepala Biro Umum Setda Sulsel, Suhartono Nurdin, menjelaskan bahwa Simpati merupakan proyek perubahan yang dihadirkan untuk menjawab kebutuhan koordinasi yang lebih cepat dan transparan. "Simpati merupakan platform digital yang mengintegrasikan berbagai layanan Biro Umum dalam satu sistem. Melalui Simpati, proses pelayanan diharapkan semakin cepat dan mudah, sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas pelayanan," katanya di Kantor Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan LAN, Jalan Raya Baruga, Antang, Makassar.

Layanan Apa Saja yang Bisa Diurus Melalui Simpati?

Berbeda dengan sistem sebelumnya yang menggunakan mekanisme berbeda untuk tiap keperluan, Simpati merangkum semuanya dalam satu genggaman. Warga atau perangkat daerah yang membutuhkan fasilitas pimpinan tidak perlu lagi mengurus melalui jalur birokrasi yang panjang.

Layanan yang terintegrasi dalam platform ini meliputi:

  • Penggunaan bus operasional
  • Pemesanan ruang rapat
  • Fasilitasi makan dan minum
  • Fasilitasi Master of Ceremony (MC)
  • Fasilitasi dirigen

Mengapa Inovasi Ini Penting untuk Birokrasi Sulsel?

Kehadiran Simpati bukan sekadar digitalisasi administrasi. Sistem ini dirancang untuk terhubung dengan ekosistem Smart Office dan mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Interoperabilitas data menjadi kunci agar setiap perangkat daerah bisa saling terintegrasi.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia bertindak sebagai mentor sekaligus memberikan masukan langsung terhadap implementasi proyek perubahan ini. Dukungan dari pimpinan daerah menjadi sinyal kuat bahwa transformasi digital di lingkup Sekretariat Daerah berjalan serius.

Tahapan Implementasi Simpati

Implementasi Simpati tidak dilakukan secara instan. Suhartono memaparkan bahwa pengembangan sistem berjalan bertahap, mulai dari pembentukan tim efektif, analisis kebutuhan, hingga pembangunan prototipe website.

Setelah prototipe rampung, langkah berikutnya adalah sosialisasi dan bimbingan teknis kepada pengguna. Dilanjutkan dengan uji coba sistem, implementasi layanan digital dasar, hingga penguatan pemanfaatan website melalui koordinasi lintas perangkat daerah.

Target: Menjadi Contoh bagi Perangkat Daerah Lain

Ke depan, Simpati diharapkan tidak berhenti di Biro Umum saja. Inovasi ini diproyeksikan menjadi praktik baik yang bisa direplikasi oleh perangkat daerah lainnya di Sulawesi Selatan.

"Simpati bukan sekadar aplikasi, tetapi menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan pelayanan pimpinan yang semakin modern, terintegrasi, dan adaptif menuju birokrasi yang profesional," tutup Suhartono.

Bagikan
Sumber: pluz.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks