MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan bahwa ASN adalah perpanjangan tangan pemerintah yang harus peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya. Ia meminta para pegawai tidak hanya datang ke kantor lalu pulang tanpa mengetahui situasi di lingkungan rumah.
"ASN adalah perpanjangan tangan pemerintah, setiap ASN harus bisa mengingatkan warga agar tetap memperhatikan situasi dan kondisi lingkungan khususnya di musim kemarau yang rawan kebakaran ini," ujarnya di Makassar, Senin.
Edukasi Mitigasi Kebakaran dan Jaminan Air Bersih
Appi meminta seluruh ASN turun tangan mengedukasi masyarakat soal sumber pemicu kebakaran yang kerap disepelekan. Ia menyoroti colokan listrik, kompor, dan puntung rokok sebagai ancaman utama di musim kemarau saat ini.
Di sisi lain, ia memastikan Perumda Air Minum (PDAM) terus mengoptimalkan distribusi air bersih. Dinas teknis juga diminta memantau dan mempercepat pembangunan sumur bor di wilayah yang membutuhkan pasokan air tambahan.
Deteksi Dini Persoalan Sosial: Putus Sekolah hingga Lansia
Menurut Appi, ASN harus menjadi mata dan telinga pemerintah di tingkat warga. Jika menemukan anak putus sekolah, kasus stunting, atau warga lanjut usia yang membutuhkan bantuan, ASN wajib melapor ke lurah dan camat agar intervensi bisa lebih cepat dilakukan.
"Jangan hanya bangun pagi, memakai baju dinas, bekerja lalu pulang dan berdiam diri di rumah. Lihat kondisi di sekitar kita. Koordinasikan dengan lurah dan camat agar pemerintah bisa melakukan intervensi lebih cepat," katanya.
Dinamika Organisasi Butuh ASN Kompeten
Pada kesempatan itu, Appi juga mendorong ASN untuk terus meningkatkan kompetensi diri. Ia mengingatkan bahwa dinamika organisasi di lingkungan Pemkot Makassar berlangsung cepat sehingga dibutuhkan SDM yang siap mengisi posisi strategis.
"Jangan pernah berhenti belajar. Terus tingkatkan kompetensi dan kemampuan sehingga memiliki kapabilitas untuk mengemban amanah pada berbagai posisi strategis di Pemerintah Kota Makassar," ucapnya.