Pencarian

2.000 Kader ‘Aisyiyah Se-Sulsel Hadiri Milad ke-109 di Pinrang, Bupati Sebut Putaran Ekonomi Daerah Menggeliat

Minggu, 31 Mei 2026 • 00:19:02 WIB
2.000 Kader ‘Aisyiyah Se-Sulsel Hadiri Milad ke-109 di Pinrang, Bupati Sebut Putaran Ekonomi Daerah Menggeliat
Ribuan kader ‘Aisyiyah se-Sulsel berkumpul di Pinrang dalam Milad ke-109 yang berlangsung meriah.

PINRANG — Ribuan kader ‘Aisyiyah yang turun ke Pinrang sejak beberapa hari sebelum puncak acara membuat hotel dan rumah makan di kota itu kebanjiran pesanan. Bupati Andi Irwan Hamid mengakui efek ekonominya langsung terasa, terutama bagi pelaku UMKM dan jasa transportasi.

“Pinrang berterima kasih sekali karena ‘Aisyiyah ditempatkan di Kabupaten Pinrang. Kegiatan ini pasti memberi pergerakan ekonomi yang luar biasa,” kata Irwan dalam sambutannya di hadapan peserta, Ahad (31/5).

Bukan Sekadar Seremoni: Dari Pasar Murah hingga Wisuda Wirausaha

Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Nurhayati Haruna, merinci rangkaian Milad ke-109 tidak berhenti pada seremoni. ‘Aisyiyah menggelar Creative Fest, Expo BUEKA (Bina Usaha Ekonomi Keluarga ‘Aisyiyah), pasar murah, serta talkshow ketahanan keluarga di era digital. Ada pula senam bahagia, edukasi perawatan wajah, dan peluncuran ketahanan pangan.

Salah satu agenda yang paling menyedot perhatian adalah Wisuda Akbar Sekolah Wira Usaha ‘Aisyiyah. Program ini meluluskan peserta dari delapan kabupaten/kota: Pangkep, Bantaeng, Gowa, Bone, Parepare, Makassar, Bulukumba, dan Pinrang sebagai tuan rumah.

Perempuan Tangguh dari Sekolah Wira Usaha

Nurhayati menjelaskan, para wisudawan telah melalui pelatihan berjenjang: dari dasar kewirausahaan, manajemen usaha, pengelolaan keuangan, pemasaran digital, hingga pengemasan produk. “Program ini diarahkan untuk melahirkan perempuan-perempuan tangguh yang mampu menjadi pelaku usaha mandiri, meningkatkan ekonomi keluarga, dan membuka lapangan kerja,” ujarnya.

Bupati Irwan menambahkan, kehadiran ribuan kader juga menjadi ajang promosi potensi daerah. Ia secara khusus menyebut kuliner khas Pinrang yang bisa dinikmati peserta selama berada di kota tersebut.

Dakwah Kemanusiaan yang Menyentuh Kebutuhan Warga

Dalam sambutannya, Irwan menekankan bahwa dakwah tidak melulu soal ceramah. Menurut dia, kegiatan nyata seperti posyandu, penanganan tuberkulosis, dan pelayanan masyarakat yang digerakkan kader ‘Aisyiyah sudah merupakan bentuk dakwah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga. “Dakwah itu bukan selalu dalam bentuk pidato atau ceramah. Dalam bentuk kegiatan pun itu sudah termasuk dakwah yang luar biasa,” tegasnya.

Milad ke-109 mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”. Selain wisuda wirausaha, panitia juga melantik Iswara, meresmikan Pos Bantuan Hukum ‘Aisyiyah, Biro Konsultasi Keluarga Sakinah, dan Rumah Sakinah.

Bagikan
Sumber: khittah.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks