Pencarian

Pemkab Bone Salurkan 46 Ekor Sapi Kurban, Cleaning Service hingga Santri Pesantren Jadi Sasaran

Selasa, 26 Mei 2026 • 19:31:14 WIB
Pemkab Bone Salurkan 46 Ekor Sapi Kurban, Cleaning Service hingga Santri Pesantren Jadi Sasaran
Pemkab Bone menyalurkan 46 ekor sapi kurban kepada cleaning service, pesantren, dan masyarakat kurang mampu.

BONE — Pemerintah Kabupaten Bone melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda memastikan distribusi hewan kurban Iduladha 1446 Hijriah tahun ini menyasar kelompok yang jarang tersentuh. Dari total 46 ekor sapi yang disalurkan, sebagian diberikan kepada petugas kebersihan atau cleaning service lingkup Pemkab Bone.

Mengapa Cleaning Service dan Pesantren Jadi Prioritas?

Kepala Bagian Kesra Setda Bone, Andi Fajarwaty, mengatakan pemilihan penerima kurban didasarkan pada prinsip keadilan dan pemerataan. Ia menyebut petugas cleaning service selama ini kerap luput dari perhatian dalam pembagian hewan kurban di lingkungan pemerintahan.

"Kami ingin memastikan bahwa tidak hanya ASN dan pejabat yang menikmati daging kurban. Petugas cleaning service, pesantren, dan masyarakat kurang mampu juga menjadi prioritas," ujar Andi Fajarwaty dalam keterangan yang diterima, Senin (16/6).

Rincian Distribusi: 17 Ekor untuk Pesantren, Selebihnya untuk Warga

Dari 46 ekor sapi yang disiapkan, sebanyak 17 ekor dialokasikan khusus untuk pondok pesantren di wilayah Kabupaten Bone. Sisanya dibagikan ke sejumlah kelurahan dan instansi yang telah mendata penerima dari kalangan kurang mampu.

Proses pemotongan hewan kurban dilakukan secara bertahap di hari raya dan hari tasyrik. Pemkab Bone juga mengerahkan tim dari Dinas Peternakan untuk memeriksa kesehatan hewan sebelum dipotong.

Mekanisme Penyaluran: Dari Pemotongan hingga ke Piring Warga

Setiap sapi yang dipotong langsung didistribusikan dalam bentuk daging segar ke titik-titik yang sudah ditentukan. Pemerintah daerah memastikan tidak ada daging kurban yang dijual atau dialihfungsikan. Pendistribusian dilakukan oleh petugas Bagian Kesra bersama perangkat kelurahan setempat.

Andi Fajarwaty menambahkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan pengurus masjid dan pengelola pondok pesantren untuk memastikan daging kurban tepat sasaran. "Kami minta laporan penerimaan dari setiap titik agar transparan," katanya.

Apa yang Berbeda dari Tahun Lalu?

Pada Iduladha sebelumnya, Pemkab Bone lebih banyak menyalurkan hewan kurban ke lingkungan ASN dan kelurahan tertentu. Tahun ini, perluasan sasaran ke cleaning service dan pesantren menjadi pembeda utama. Jumlah hewan kurban juga meningkat dibanding tahun lalu yang hanya 38 ekor.

Pemkab Bone berharap pola distribusi ini bisa menjadi contoh bagi instansi lain di Sulawesi Selatan dalam menyalurkan bantuan kurban secara lebih merata.

Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks