BPDP Salurkan Rp 12,48 T untuk Peremajaan 438.217 Hektar Sawit Rakyat

Penulis: Mustofa Kamal  •  Jumat, 30 Oktober 2026 | 11:40:01 WIB
Diskusi Percepatan Peremajaan Sawit Rakyat dalam Indonesian Palm Oil Stakeholders Forum 2026 di Medan, Sumatera Utara.

SULAWESI SELATAN — Badan Pengelola Dana Perkebunan mencatat penyaluran dana bantuan Peremajaan Sawit Rakyat mencapai Rp 12,48 triliun untuk 438.217 hektar lahan dan 196.846 pekebun sejak 2016 hingga 30 September 2026. Capaian itu menjadi salah satu program strategis pemerintah untuk menaikkan produktivitas kebun rakyat sekaligus menjaga keberlanjutan industri sawit nasional.

BPDP memaparkan capaian tersebut dalam sesi diskusi bertema Percepatan Peremajaan Sawit Rakyat pada Indonesian Palm Oil Stakeholders Forum 2026 di Kota Medan, Sumatera Utara, 29–30 Oktober 2026. Forum itu mempertemukan pemangku kepentingan industri untuk membahas arah transformasi sawit nasional.

Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP, Normansyah Hidayat Syahruddin, menyebut program PSR dijalankan bersama Pemerintah Pusat, pemerintah daerah, koperasi, perusahaan swasta, dan perusahaan pemerintah. Kolaborasi itu dipakai untuk memastikan dukungan dana sampai ke pekebun.

Seberapa Besar Dana yang Sudah Tersalurkan

Sepanjang 2016 hingga 30 September 2026, realisasi nasional program PSR menembus 438.217 hektar. Lahan seluas itu melibatkan 196.846 pekebun dengan total bantuan Rp 12,48 triliun.

Untuk Sumatera Utara, perkembangan program tercatat 19.902,13 hektar sejak 2022 sampai kuartal III 2026. Jumlah pekebun yang terlibat di provinsi itu 9.048 orang, dengan penyaluran dana Rp 553,76 miliar.

Angka Sumatera Utara menjadi sorotan karena Medan menjadi tuan rumah forum. Provinsi ini termasuk basis perkebunan sawit rakyat besar, sehingga percepatan peremajaan di wilayah tersebut berdampak langsung pada rantai pasok tandan buah segar ke pabrik.

Mengapa Peremajaan Sawit Rakyat Dinilai Mendesak

Normansyah menjelaskan program PSR menyasar peningkatan produktivitas dan keberlanjutan kebun rakyat. Sasaran lainnya adalah kesejahteraan pekebun, yang selama ini menghadapi tanaman tua dan hasil panen menurun.

"Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) ini menjadi salah satu program strategis pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan perkebunan kelapa sawit rakyat, sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekebun serta menjaga keberlanjutan industri sawit nasional," ujar Normansyah dalam pemaparannya.

Bagi pekebun, peremajaan berarti mengganti tanaman yang sudah tidak produktif dengan bibit unggul. Dampaknya terasa pada volume panen per hektar dan pendapatan harian keluarga petani.

Apa Saja yang Dibahas di IPOS Forum 2026

Forum di Medan dibagi menjadi enam sesi diskusi. Topiknya meliputi Percepatan Peremajaan Sawit Rakyat, Transformasi Tata Kelola Industri Sawit Nasional, Peningkatan Produktivitas Kelapa Sawit,

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: akurat.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top