Ramiza Coffee di Malili Jual 300 Cup Sehari saat Pengukuhan PMI, Pramuka, dan IOF di Bundaran Batara Guru

Penulis: Nurul Huda  •  Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:02:32 WIB
Penjual Ramiza Coffee di Malili mencatat penjualan lebih dari 300 cup dalam sehari saat kegiatan pengukuhan PMI, Pramuka, dan IOF di Bundaran Batara Guru.

LUWU TIMUR — Arfa mengaku bersyukur atas penjualan lebih dari 300 cup yang diraup Ramiza Coffee dalam satu hari. Selama menjalankan usaha minuman, ia belum pernah mencatat angka sebesar itu. Lonjakan terjadi saat kegiatan pengukuhan Palang Merah Indonesia (PMI), Pramuka, dan Indonesia Off-Road Federation (IOF) digelar di Bundaran Batara Guru (BBG), Malili.

Keramaian BBG Jadi Pemicu Utama

Menurut Arfa, tingginya jumlah pengunjung di kawasan BBG menjadi faktor yang mendorong peningkatan penjualan. Kondisi itu berbeda dengan pengalamannya saat berjualan di Anjungan Sungai Malili. Perbedaan lokasi membuat hasil penjualan ikut berbeda.

"Sejak saya berjualan, baru kali ini minuman bisa laris sampai lebih dari 300 cup dalam satu hari," ungkap Arfa.

Menu Kopi hingga Varian Lain Ludes

Ratusan cup yang terjual terdiri atas berbagai varian menu yang ditawarkan Ramiza Coffee. Kopi menjadi produk andalan di antara menu lainnya. Keragaman pilihan itu ikut menarik pembeli yang datang ke lokasi kegiatan.

Keramaian di lokasi pengukuhan membuka peluang bagi pelaku usaha mikro untuk memperluas jangkauan pasar. Banyaknya masyarakat yang hadir memberi Ramiza Coffee kesempatan memperkenalkan produk sekaligus menarik pelanggan baru.

Evaluasi Lokasi Jualan ke Depan

Bagi Arfa, capaian tersebut menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan usahanya. Ia melihat kegiatan yang mampu menghadirkan banyak orang dapat memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha kecil. Terutama mereka yang berjualan di sekitar pusat aktivitas masyarakat.

Perbedaan jumlah penjualan saat berjualan di BBG dan Anjungan Sungai Malili menjadi bahan evaluasi bagi Arfa. Ia ingin melihat potensi pasar di berbagai lokasi strategis lainnya. Harapannya, kegiatan serupa dapat kembali digelar dan memberi kesempatan bagi pelaku usaha mikro meningkatkan pendapatan serta mengembangkan usaha.

Pengalaman Ramiza Coffee menunjukkan keramaian sebuah kegiatan tidak hanya memberi manfaat bagi penyelenggara dan peserta. Pelaku usaha mikro di Kabupaten Luwu Timur juga ikut merasakan dampak ekonominya.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: mediaduta.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top