SULAWESI SELATAN — John Leguizamo resmi bergabung sebagai produser eksekutif film dokumenter "Cyclovia", proyek yang menyorot obsesi masyarakat Kolombia terhadap sepeda. Dokumenter garapan sutradara peraih BAFTA, Finlay Pretsell, ini telah menjalani pengambilan gambar di lima wilayah Kolombia. Proyek tersebut diproduseri tim di balik film "The Look of Silence" dan "A House Made of Splinters".
Aktor sekaligus komedian John Leguizamo menandatangani kontrak sebagai produser eksekutif untuk "Cyclovia". Keterlibatan Leguizamo diumumkan saat kariernya tengah menanjak berkat perannya sebagai Eumaeus si penggembala babi dalam film "The Odyssey" arahan Christopher Nolan. Proyek dokumenter ini diproduksi tim yang sebelumnya menggarap "The Look of Silence", "A House Made of Splinters", dan "Alis".
Leguizamo menyatakan ketertarikannya pada proyek ini karena kecintaannya pada olahraga sepeda dan cerita tentang keunggulan Amerika Latin. "Saya suka bersepeda. Saya sudah mencobanya. Sayangnya, para pembalap profesional tidak perlu khawatir dengan saya. Tapi saya suka konten Latin, dan saya suka cerita tentang keunggulan Latin, dan ini keduanya," ujarnya.
Menurut Leguizamo, hubungan masyarakat Kolombia dengan sepeda tidak tertandingi di belahan dunia mana pun. Ia menilai Pretsell dan timnya mampu menuturkan kisah tersebut dengan skala dan jiwa yang layak. "Saya senang bisa terlibat," tambahnya.
Sutradara Finlay Pretsell mengungkapkan proyek ini sudah lama dalam tahap pengembangan. Ia berbicara kepada Deadline di Edinburgh Film Festival, tempat film terbarunya "Douglas Gordon by Douglas Gordon" diputar. Pretsell menyebut "Cyclovia" sebagai kelanjutan dari filmnya "Time Trial" (2017) yang membahas balap sepeda profesional.
Pretsell mulai tertarik setelah menyadari banyak pembalap Kolombia berprestasi di Tour de France. Namun, ia tidak ingin membuat film lain tentang balap sepeda semata. "Ketika saya mulai pergi ke Kolombia, saya mulai menyadari bahwa ini ada di DNA mereka," katanya.
Ia terkesan dengan para pesepeda gravity di Medellín yang melaju di jalan raya ganda dengan kecepatan 100 km per jam, masuk-keluar lalu lintas. "Itu sangat sinematik dan liar," ujar Pretsell.
Pretsell menyebut keterlibatan Leguizamo sebagai anugerah. Menurutnya, "Cyclovia" bercerita tentang orang-orang yang mengubah mesin sederhana menjadi cara bertahan hidup, merayakan, dan bermimpi. Ia menilai seluruh karya Leguizamo berfokus mengangkat cerita Latin dari pinggiran ke pusat budaya.
Produser Sonja Henrici menambahkan, dokumenter dari Amerika Latin masih banyak dibuat untuk audiens festival Eropa. Tim ingin film ini juga diputar di Bogotá dan Bronx. "John memberi kami rute ke keduanya," ujarnya.
Produksi ini merupakan co-production internasional dengan dukungan dari penyiar SVT (Swedia) dan YLE (Finlandia). Proyek juga mendapat kredit pajak dari Inggris dan Kolombia. Pendana publik meliputi Screen Scotland, Swedish Film Institute, Film i Väst, AVEK, dan Finnish Film Foundation.
Keterlibatan Leguizamo diharapkan memperluas jangkauan film ke pasar Amerika Latin dan komunitas diaspora di Amerika Serikat. Dokumenter ini menambah daftar proyek film yang mengangkat budaya sepeda sebagai identitas masyarakat, sejalan dengan popularitas bersepeda yang terus tumbuh di berbagai kota dunia.