Maulid Akbar Pesisir Makassar Digelar di Pelabuhan Paotere, Ustaz Das'ad Latif Bakal Hadir di Tengah Ratusan Perahu Nelayan

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:13:01 WIB
Ratusan perahu nelayan bersiap memeriahkan Maulid Akbar Pesisir Makassar di Pelabuhan Paotere, Jumat (28/8/2026).

MAKASSARWali Kota Makassar Munafri Arifuddin menginstruksikan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), camat, hingga lurah untuk hadir dalam Maulid Akbar Pesisir Makassar 1448 Hijriah/2026 di Pelabuhan Paotere. Kegiatan yang mengusung tema kebersamaan dari kawasan pesisir ini dijadwalkan berlangsung Jumat, 28 Agustus 2026, malam.

"Tanggal 28 kita Maulid di Paotere. Dari pesisir Makassar, kita hadirkan doa dan keberkahan untuk kota yang kita cintai," ujar Munafri, Rabu (26/8/2026).

Pemilihan Paotere bukan tanpa alasan. Kawasan ini memiliki sejarah panjang sebagai sentra aktivitas nelayan dan perdagangan laut di Kota Makassar. Pemkot ingin menghadirkan kegiatan keagamaan yang dekat dengan denyut kehidupan warganya, bukan hanya di pusat kota.

Perahu Nelayan Ikut Meriahkan Maulid

Persiapan teknis tengah dilakukan panitia. Salah satu yang disiapkan adalah melibatkan armada perahu nelayan dalam rangkaian acara. Koordinasi dengan Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar sudah berjalan untuk mengatur keterlibatan kapal-kapal tersebut.

"Sekarang panitia sudah koordinasi sama DP2 untuk siapkan perahu nelayan. Ada juga yang bersiap-siap ikut ambil andil dalam acara Pemkot," ungkap Munafri.

Kehadiran perahu nelayan diharapkan membuat suasana Maulid semakin meriah sekaligus menjadi simbol bahwa kegiatan keagamaan bisa menyatu dengan budaya bahari masyarakat setempat.

Kehadiran Ustaz Das'ad Latif dan Target Peserta

Penceramah kondang asal Sulawesi Selatan, Ustaz Dr. H. Das'ad Latif, dijadwalkan mengisi tausiyah utama. Dai nasional yang kerap tampil di televisi ini diharapkan mampu menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang relevan dengan kehidupan masyarakat pesisir.

Munafri secara khusus meminta para camat dan lurah di Kecamatan Ujung Tanah untuk hadir bersama warga. Ia ingin kegiatan ini menjadi ruang silaturahim antara pemerintah dan masyarakat di tingkat RT/RW.

"Kami mengajak camat dan lurah hadir. Di situ saja sama-sama datang. Lalu RT/RW di kecamatan Ujung Tanah, juga kita ajak hadir, supaya lebih meriah," kata Munafri.

Bukan Sekadar Seremonial Keagamaan

Menurut Munafri, Maulid Akbar Pesisir Makassar tidak berhenti pada ritual seremonial. Momen ini dimaksudkan untuk mempererat hubungan antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga unsur pemerintahan di tingkat kelurahan.

Pemkot juga berharap peringatan Maulid menjadi momentum meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam membangun kehidupan sosial yang penuh kepedulian, persaudaraan, dan kejujuran. Nilai-nilai itu dinilai relevan untuk diperkuat di tengah masyarakat pesisir yang hidup dari hasil laut.

"Dari kawasan pesisir Paotere, kami di Pemkot Makassar ingin menjadikan peringatan Maulid sebagai ruang bersama untuk memperkuat silaturahmi," tutup Appi, sapaan akrab Munafri.

Pemkot mengajak seluruh elemen masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan tokoh agama untuk hadir menyemarakkan kegiatan ini. Persiapan panitia terus dimatangkan menjelang hari pelaksanaan.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: celoteh.online This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top