MAKASSAR — Kemeriahan malam puncak Pesta Rakyat Tingkat Kelurahan Bontorannu, Kecamatan Mariso, berlangsung semarak pada Rabu (26/8). Mengusung tema "Bontorannu BERSINAR", gelaran ini menjadi ruang berkumpulnya ratusan warga dari berbagai kalangan untuk merayakan kebersamaan sekaligus menegaskan komitmen kolektif menjaga lingkungan.
Pantauan di lokasi, suasana khidmat justru mengawali acara yang sarat hiburan ini. Lantunan Shalawat Nabi dari Majelis Ta'lim membuka rangkaian acara, dilanjutkan pembacaan doa oleh Imam Kelurahan Bontorannu, Makkatutu, S.Ag., M.Ag. Ketua Panitia, Hery Dg. Ngemba, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas solidaritas warga yang membuat acara puncak terselenggara meriah.
Di tengah kemeriahan, Camat Mariso, Andi Syahrir Mappatoba, S.E., menyampaikan pesan penting yang menjadi benang merah acara. Ia menekankan bahwa kesadaran lingkungan adalah fondasi dari pembangunan wilayah yang berkelanjutan.
"Kebersihan lingkungan dimulai dari rumah kita sendiri melalui aksi memilah sampah. Selain menjaga keasrian wilayah, saya mengimbau seluruh warga untuk senantiasa waspada terhadap potensi bahaya kebakaran," tegas Andi Syahrir dalam sambutannya di hadapan warga.
Imbauan tersebut relevan mengingat kepadatan pemukiman di wilayah Mariso. Kewaspadaan kolektif dinilai menjadi kunci utama dalam meminimalisir risiko bencana, khususnya kebakaran yang kerap terjadi di kawasan permukiman padat penduduk.
Pesta rakyat ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting wilayah. Direktur Utama Perumda Pasar, Ali Gauli yang akrab disapa Pak Ulli, tampak hadir bersama unsur TNI dan Polri, yakni Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Jajaran RT/RW, pengurus Majelis Ta'lim, hingga tokoh masyarakat dan agama juga memadati lokasi acara.
Malam puncak semakin meriah dengan pertunjukan tarian daerah dan harmonisasi paduan suara warga. Puncak acara adalah penampilan memukau dari para juara Lomba Karaoke Tingkat Kelurahan yang berhasil mengundang gelak tawa dan tepuk tangan riuh dari penonton.
Pesta Rakyat Bontorannu BERSINAR tahun ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga dapat berjalan harmonis. Acara ini bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan wujud nyata sinergi dalam menjaga harmoni sosial dan keberlanjutan lingkungan di tengah dinamika perkotaan Makassar.