MAKASSAR — Suhu udara di Sulawesi Selatan pada Jumat (7/8/2026) diperkirakan berada di kisaran 13 hingga 33 derajat Celsius. Kelembapan udara mencapai 65 hingga 95 persen, dengan angin bertiup dari arah timur hingga tenggara berkecepatan ringan sampai sedang.
BMKG mencatat tidak ada potensi hujan signifikan di 24 kabupaten/kota, mulai dari Kota Makassar, Parepare, Palopo, hingga Kabupaten Bone, Gowa, dan Maros. Wilayah pesisir seperti Pangkep, Barru, dan Pinrang juga diprediksi cerah sepanjang hari.
Meski cuaca cerah, pengendara yang melintasi jalur pegunungan diminta ekstra hati-hati. Kabut diperkirakan muncul pada pagi hari di wilayah Enrekang, Tana Toraja, Toraja Utara, serta sebagian Luwu Raya.
Kabut ini dapat mengurangi jarak pandang secara drastis, terutama di tikungan dan jalan menanjak. Pengendara disarankan menyalakan lampu utama dan menjaga kecepatan saat melintasi area tersebut.
Bagi nelayan dan pengguna transportasi laut, BMKG memperkirakan tinggi gelombang di Selat Makassar, Teluk Bone, dan Laut Flores berada pada kategori rendah hingga sedang. Kondisi ini relatif aman untuk aktivitas pelayaran.
Kendati demikian, BMKG tetap mengimbau nelayan dan operator kapal untuk memantau informasi cuaca terbaru sebelum berlayar. Perubahan kondisi atmosfer di musim kemarau bisa terjadi sewaktu-waktu.
BMKG juga mengingatkan warga yang beraktivitas di luar ruangan untuk menjaga kondisi tubuh. Cuaca diperkirakan cukup terik pada siang hari, sehingga risiko dehidrasi meningkat.
Masyarakat diharapkan terus memantau pembaruan informasi melalui kanal resmi BMKG. Prakiraan cuaca dapat berubah, terutama menjelang pergantian musim di wilayah Indonesia timur.