SULAWESI SELATAN — Fitur keyboard fisik pada ponsel sempat menghilang dari peredaran massal sejak era ponsel layar sentuh mendominasi. Namun, tren kebangkitan kembali terjadi pada tahun 2026 dengan hadirnya beberapa model Android anyar yang mengusung tombol QWERTY bawaan.
Banyak pengguna merasa lebih produktif dengan umpan balik sentuhan (tactile feedback) dari tombol fisik. Mengetik tanpa harus melihat layar secara penuh juga menjadi daya tarik utama bagi mereka yang kerap bekerja di perangkat seluler.
Produsen pun merespons dengan merilis perangkat yang menggabungkan desain klasik dengan spesifikasi kekinian.
Berikut adalah empat ponsel yang tersedia di pasaran global tahun ini, berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber industri:
Keunggulan utama ponsel ini jelas pada pengalaman mengetik yang presisi. Pengguna bisa menekan tombol tanpa khawatir salah sentuh, berbeda dengan keyboard virtual yang memakan separuh layar.
Namun, ada kompromi yang harus diterima. Ketebalan bodi umumnya lebih besar dari ponsel biasa karena adanya mekanisme keyboard. Belum lagi, ketersediaan aksesori seperti casing pelindung masih sangat terbatas.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari distributor lokal mengenai kehadiran keempat model tersebut di Indonesia. Sebagian besar masih dijual melalui toko online internasional dengan harga mulai dari USD 350 (sekitar Rp 5,8 juta) hingga USD 700 (sekitar Rp 11,5 juta).
Pembeli di Indonesia perlu memperhatikan pita frekuensi jaringan 4G/LTE dan 5G yang didukung, karena tidak semua varian global kompatibel dengan operator lokal.
Bagi Anda yang merindukan sensasi mengetik ala BlackBerry atau sekadar ingin mengurangi ketergantungan pada layar sentuh, keempat ponsel ini layak diincar. Pastikan untuk memeriksa kompatibilitas jaringan dan kesiapan budget sebelum membeli.