SULAWESI SELATAN — Kebijakan baru BRI ini menjawab salah satu hambatan utama pembelian kendaraan listrik di dalam negeri: biaya pembiayaan yang mahal. Dengan bunga 3 persen flat per tahun, cicilan bulanan untuk mobil listrik entry-level seperti Wuling Air ev atau Hyundai Ioniq 5 bisa turun signifikan.
Sebagai gambaran, untuk harga mobil listrik di kisaran Rp 300 juta dengan uang muka 30 persen dan tenor 5 tahun, cicilannya diperkirakan hanya sekitar Rp 5-6 juta per bulan. Angka ini bersaing dengan cicilan mobil konvensional sekelasnya yang bunganya rata-rata masih di atas 5 persen.
Promo ini merupakan bagian dari strategi BRI untuk memperkuat portofolio pembiayaan hijau. Perusahaan pelat merah itu juga mendapat dukungan likuiditas dari pemerintah melalui program insentif kendaraan listrik yang digulirkan sejak awal 2024.
“Kami ingin memastikan transisi ke kendaraan listrik tidak hanya ramah lingkungan, tapi juga ramah di kantong. Dengan bunga 3 persen flat, total bunga yang dibayar nasabah selama 5 tahun hanya sekitar 15 persen dari pokok pinjaman,” demikian pernyataan manajemen BRI dalam keterangan resmi yang dikutip pekan ini.
Angka itu lebih rendah dibandingkan bunga KKB konvensional yang bisa mencapai 8-10 persen per tahun untuk tenor panjang. Artinya, penghematan biaya bunga bisa mencapai puluhan juta rupiah selama masa kredit.
Bagi konsumen, penurunan bunga ini berarti total kepemilikan mobil listrik (total cost of ownership) menjadi lebih kompetitif. Biaya operasional yang sudah lebih murah—listrik vs bensin—kini ditambah dengan biaya cicilan yang lebih ringan.
Di sisi lain, langkah BRI ini bisa memicu bank-bank lain untuk menyesuaikan suku bunga KKB listrik mereka. Saat ini, beberapa bank BUMN dan swasta masih menerapkan bunga di kisaran 5-7 persen untuk segmen yang sama.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan mobil listrik domestik pada kuartal I-2025 mencapai 12.000 unit, naik 40 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Dengan adanya stimulus pembiayaan ini, target penjualan 60.000 unit di akhir tahun dinilai semakin realistis.
Nasabah yang berminat bisa mengajukan KKB BRI untuk berbagai merek mobil listrik yang sudah terdaftar di pameran dealer resmi, termasuk Wuling, Hyundai, BMW i-series, hingga DFSK. Proses pengajuan bisa dilakukan secara digital melalui aplikasi BRImo.