LineageOS 23 Akhirnya Rilis Stabil, Tawarkan Android Bebas AI dan Fitur Material You Terbaru

Penulis: Oman Sudirman  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 23:58:01 WIB
LineageOS 23.2 hadir dengan stabilitas baru dan bebas lapisan AI untuk pengalaman Android yang lebih privat.

SULAWESI SELATAN — Setelah melalui masa penundaan dan integrasi kode yang rumit, LineageOS 23 akhirnya hadir dalam build 23.2 yang stabil. Rilis ini datang di tengah era "post-Android 17", di mana Google telah mengubah siklus rilis AOSP menjadi kuartalan, memaksa LineageOS beradaptasi dengan siklus enam bulanan. Hasilnya, para pengguna setia kini bisa menikmati sistem operasi alternatif yang benar-benar bebas dari lapisan kecerdasan buatan (AI).

Bebas AI: Daya Tarik Utama

Di saat ponsel flagship dibanjiri asisten AI seperti Gemini, LineageOS 23 menawarkan pengalaman "safe haven" digital. Tidak ada prompt, token, atau model AI yang berjalan di latar belakang tanpa sepengetahuan pengguna. Gemini tidak akan muncul kecuali Anda secara eksplisit menginstal paket Google Apps (GApps) sebagai add-on. Dalam pengujian, perangkat tanpa GApps memberikan perlindungan privasi yang lebih ketat tanpa mengorbankan performa dasar.

Material 3 Expressive: Tampilan Lebih Hidup di Perangkat Lawas

Salah satu perubahan paling kasat mata adalah adopsi penuh Material 3 Expressive, bahasa desain visual yang diperkenalkan Google lewat Android 16 QPR1. Ikon lebih besar, warna lebih berani, dan Quick Settings kini hadir dengan ubin yang bisa diubah ukurannya dari 2x1 menjadi 1x1—sebuah fitur yang sudah lama hilang sejak Android 12. Status bar juga mendapat sentuhan kosmetik baru.

Yang menarik, Dynamic Color mereka bekerja lebih baik dengan pemetaan tonal yang lebih akurat saat mengambil tema dari wallpaper. Fitur Expanded Dark Theme juga hadir untuk memaksa aplikasi yang tidak mendukung mode gelap agar tetap bisa diaktifkan. Semua animasi dan struktur menu terasa lebih mulus, bahkan pada perangkat lawas seperti Google Pixel 7a.

Fitur Tersembunyi: Notification Organizer hingga Pemindai Jari Layar Mati

LineageOS 23.2 membawa kembali fitur yang sempat dihapus, termasuk Notification Organizer. Fitur ini mengelompokkan notifikasi berdasarkan konten ke dalam kategori seperti "Promotions", "News", "Social", dan "Suggested"—mirip dengan Notification Summaries di Android stok.

Fitur "Hub mode" juga memungkinkan pengguna menambahkan widget ke layar kunci. Untuk perangkat tertentu, termasuk beberapa seri Pixel, pengguna bisa mengaktifkan pemindaian sidik jari dalam keadaan layar mati (off-screen fingerprint scanning). Kemampuan ini biasanya tidak tersedia di pengaturan bawaan ponsel tersebut.

Aplikasi Bawaan yang Diperbarui: Twelve Music Player dan Kalkulator

Aplikasi suite LineageOS juga mendapat perhatian. Twelve Music Player kini hadir dengan tombol toggle yang lebih besar, dukungan MIDI playback, fitur "Play random songs", dan statistik pemutaran. Tampilannya mengikuti skema Dynamic Color yang lebih segar dibandingkan desain sebelumnya. Sementara itu, aplikasi Kalkulator mendapat pembaruan visual sesuai Material 3 Expressive.

Meski demikian, aplikasi Pembaruan Sistem (Updater) yang baru belum siap dirilis. Tim pengembang berjanji akan menghadirkan pengalaman update yang lebih baik dalam beberapa bulan mendatang.

Kesimpulan: Untuk Siapa LineageOS 23?

LineageOS 23 adalah pilihan ideal bagi pengguna yang menginginkan Android modern tanpa jejak AI, terutama bagi pemilik ponsel lawas yang masih ingin merasakan performa segar dan fitur terbaru. Namun, proses flashing tetap membutuhkan pengetahuan teknis dasar dan kesabaran, mengingat beberapa aplikasi bawaan belum sepenuhnya rampung. Jika Anda mencari alternatif bebas iklan, bebas AI, dan kaya fitur kustomisasi, rilis ini layak dicoba.

Reporter: Oman Sudirman
Back to top