Ford Siap Uji Coba Pickup EV Rp 480 Jutaan di Jalan Umum, Bisa Lebih Irit dari Tesla Model Y

Penulis: Oman Sudirman  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 10:05:01 WIB
Prototipe pikap listrik Ford siap diuji coba di jalan umum Michigan dalam beberapa pekan ke depan.

SULAWESI SELATAN — Ford memastikan prototipe pikap listrik medium pertamanya sudah mulai dirakit dan diuji. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh CFO Ford, Sherry House, dalam konferensi UBS Auto and Auto Tech Conference pada 3 Juni lalu. Model anyar ini merupakan andalan Ford untuk merebut pasar kendaraan listrik Amerika yang lebih terjangkau.

Juru bicara Ford, Dave Tovar, mengonfirmasi kepada The Detroit Free Press bahwa prototipe saat ini sudah "berada di alam liar" meski belum di jalan umum. "Kami akan mulai mengujinya di jalan umum di Michigan dalam beberapa pekan ke depan," ujar Tovar. Jika Anda kebetulan berada di kawasan tersebut, jangan heran jika melihat pikap kecil dengan kamuflase tebal melintas.

Platform UEV: Hanya Dua Komponen untuk Sasis Utuh

Pikap medium ini akan menjadi model pertama yang menggunakan platform Universal Electric Vehicle (UEV) anyar Ford. Platform ini diklaim mampu menekan biaya produksi secara drastis. Salah satu kuncinya adalah metode megacasting yang juga digunakan Tesla, yakni pengecoran logam raksasa untuk menggantikan puluhan komponen kecil.

Ford menyebut metode ini memangkas jumlah komponen dari 146 buah pada pikap Maverick berbasis mesin bensin menjadi hanya dua bagian utama untuk pikap listrik barunya. Langkah ini secara langsung memangkas biaya perakitan dan kompleksitas produksi.

Aerodinamika Terbaik di Kelas Pikap, Sentuhan Insinyur Formula 1

Efisiensi menjadi kata kunci utama proyek ini. Ford mengklaim koefisien aerodinamis pikap ini 15 persen lebih baik dibandingkan pikap lain yang beredar di pasar saat ini. "Lebih dari setengah tim aerodinamika yang mengerjakan proyek ini berasal dari dunia Formula 1," klaim Ford dalam pernyataan resminya awal tahun ini.

Dengan aerodinamika yang superior dan baterai berukuran lebih kecil, Ford menjanjikan jarak tempuh yang lebih panjang dengan biaya lebih rendah. Pikap ini juga akan menjadi kendaraan pertama di AS yang menggunakan baterai prismatik lithium iron phosphate (LFP), yang tidak hanya lebih murah tetapi juga memungkinkan kabin lebih lega karena desainnya yang lebih ringkas.

Target Harga Rp 480 Jutaan, Bersaing dengan Bensin

Dengan banderol USD 30.000, pikap ini masuk ke segmen yang sama dengan Chevrolet Bolt EV 2027, Nissan LEAF, atau Hyundai IONIQ 5 yang saat ini sudah dijual di kisaran USD 30.000 hingga USD 35.000. Namun keunggulannya terletak pada bentuk bodi pikap empat pintu yang lebih fungsional bagi konsumen Amerika.

CEO Ford sebelumnya menegaskan bahwa kendaraan ini tidak hanya akan bersaing dengan mobil listrik lain, tetapi juga dengan kendaraan bermesin bensin. "Proyek ini berjalan dengan baik. Kami sesuai jadwal untuk peluncuran 2027," kata Sherry House. "Harganya akan terjangkau, bahkan cukup kompetitif melawan mobil bensin."

Namun tantangan berat menanti. Hingga Mei 2026, penjualan kendaraan listrik Ford di AS baru mencapai 12.284 unit — turun lebih dari 58 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 34.100 unit. Platform UEV ini diharapkan menjadi penyelamat bagi divisi elektrifikasi Ford yang tengah terpuruk.

Reporter: Oman Sudirman
Sumber: electrek.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top