MAKASSAR — Sebanyak 384 jamaah haji asal Kabupaten Gowa tiba di Tanah Air melalui Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Jumat pagi. Mereka tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 5 Debarkasi Makassar bersama dua jamaah asal Kabupaten Pangkep dan delapan petugas kloter.
Total peserta yang tiba sebanyak 392 orang menggunakan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 1405 pada pukul 07.35 WITA. Jumlah ini berkurang satu dari total keberangkatan 393 orang setelah satu peserta wafat selama menjalani ibadah di Tanah Suci.
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang yang hadir langsung di area kedatangan mengaku kesulitan mengenali para jamaahnya satu per satu. Ia menilai ada perubahan positif pada wajah mereka sepulang dari Tanah Suci.
“Kemarin saat melepas semuanya seragam, hari ini saya tidak bisa membedakan satu per satu karena auranya sejuk dan lebih Islami,” ujar Husniah di Makassar, Jumat.
Orang nomor satu di lingkup Pemkab Gowa itu menyampaikan rasa syukur karena seluruh jamaah kembali dalam keadaan sehat setelah menjalani rangkaian ibadah selama 41 hari. “Hari ini bukan hanya keluarga yang senang, tetapi saya selaku pemerintah daerah dan pribadi merasa bangga dan bahagia,” katanya.
Data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar mencatat dua peserta ekstrem dalam Kloter 5. Peserta termuda adalah Sunarti Nasir (17) asal Kabupaten Gowa, sementara yang tertua adalah Raiya Daeng Sunggu (95) yang juga berasal dari daerah yang sama.
Kepala Bidang Dokumen PPIH Debarkasi Makassar Aminuddin mengingatkan para jamaah untuk mempertahankan kebiasaan baik yang dipelajari selama di Arab Saudi. “Lanjutkan dan tingkatkan kebaikan-kebaikan yang telah dilakukan selama di Tanah Suci, baik secara personal maupun sosial, sehingga dapat menjadi haji yang mabrur,” pesannya.
Aminuddin juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jamaah jika terdapat kekurangan dalam pelayanan selama proses penyelenggaraan haji tahun ini.
Hingga kedatangan Kloter 5, PPIH Debarkasi Makassar mencatat total jamaah dan petugas yang telah kembali ke Tanah Air sebanyak 1.957 orang. Rinciannya, 573 jamaah laki-laki dan 1.384 jamaah perempuan.
Bupati Husniah berharap para haji dan hajjah dapat merawat nilai-nilai ibadah dan kebersamaan setelah kembali ke tengah masyarakat. Ia juga meminta seluruh jamaah terus mendoakan Kabupaten Gowa agar tetap aman dan sejahtera.