BONE BOLANGO — Sebanyak Rp 21 miliar telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango untuk membayar gaji ke-13 dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah itu. Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, menegaskan bahwa pencairan akan dilakukan sebelum Lebaran.
Bupati Ismet Mile menyebutkan bahwa total anggaran Rp 21 miliar tersebut terdiri dari dua pos. Sebesar Rp 12 miliar dialokasikan khusus untuk pembayaran gaji ke-13, sementara sisanya sebesar Rp 9 miliar diperuntukkan bagi TPP ASN.
“Kami sudah menyiapkan semuanya. Insyaallah, sebelum Lebaran, gaji ke-13 dan TPP sudah bisa dicairkan,” ujar Ismet Mile, Selasa (18/3/2025).
Kebijakan mempercepat pencairan ini diambil untuk membantu kebutuhan ASN menjelang Hari Raya Idulfitri. Bupati Ismet Mile menilai momen Lebaran menjadi beban ekonomi tambahan bagi para pegawai, sehingga pemerintah hadir meringankan melalui tunjangan tersebut.
“Kami ingin ASN bisa menjalani Lebaran dengan tenang. Gaji ke-13 dan TPP ini diharapkan bisa menambah daya beli dan memenuhi kebutuhan pokok mereka,” tambahnya.
Pencairan gaji ke-13 dan TPP tidak bisa dilakukan secara serentak. Pemkab Bone Bolango akan memprosesnya secara bertahap. Proses administrasi dan verifikasi data kepegawaian menjadi langkah awal yang harus tuntas.
“Kami pastikan tidak ada potongan yang tidak jelas. Semua dihitung sesuai hak masing-masing ASN,” kata Bupati Ismet Mile.
Setelah verifikasi rampung, dana akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing ASN. Pemkab menargetkan seluruh proses selesai maksimal H-7 Lebaran.
Pemkab Bone Bolango kini tengah menyelesaikan tahapan administrasi dan koordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah. Bupati Ismet Mile menginstruksikan agar tidak ada kendala teknis yang menghambat pencairan.
“Tidak ada alasan untuk terlambat. Semua sudah kami hitung dan siapkan,” tegasnya.
Kebijakan ini diharapkan menjadi stimulus ekonomi lokal, mengingat ASN menjadi salah satu penggerak utama perputaran uang di Bone Bolango. Dengan cairnya gaji ke-13 dan TPP, daya beli masyarakat jelang Lebaran diprediksi meningkat.