Pemkab Gowa Raih Penghargaan Regional Kemendagri dan Kucuran Insentif Rp1 Miliar Berkat Penurunan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

Penulis: Nurul Huda  •  Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:34:09 WIB
Pemkab Gowa menerima penghargaan regional Kemendagri atas keberhasilan menurunkan stunting dan kemiskinan ekstrem.

GOWA — Prestasi ini diumumkan dalam acara yang berlangsung di Claro Hotel, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Jumat (29/5/2026). Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.

Strategi Integrasi dan Program Orang Tua Asuh

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, yang didampingi Sekretaris Daerah Andy Azis, menegaskan bahwa penurunan angka stunting tidak bisa dipisahkan dari upaya pengentasan kemiskinan. Keterbatasan ekonomi disebut menjadi pemicu utama keluarga belum mampu memenuhi gizi anak secara optimal.

“Alhamdulillah, Kabupaten Gowa berhasil meraih Juara III Tingkat Regional Sulawesi. Penghargaan dan dana insentif Rp1 miliar ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari jajaran pemerintah, SKPD, hingga kader PKK yang aktif melakukan intervensi langsung di masyarakat,” ujar Sitti Husniah dalam keterangannya.

Rapor Hijau: Stunting Turun 4 Persen, Kemiskinan Terkikis

Pemkab Gowa mencatat angka stunting berhasil ditekan drastis dari 21 persen menjadi 17 persen. Sementara itu, angka kemiskinan turun dari 6,85 persen menjadi 6,64 persen. Data ini menjadi bukti keberhasilan strategi integrasi yang diterapkan, termasuk aksi nyata pembagian sembako dan pemberian telur kepada keluarga penerima manfaat untuk mendongkrak pemenuhan gizi anak.

Yang menarik, lompatan besar dalam pengentasan kemiskinan ekstrem ini berhasil diakselerasi hanya dalam 100 hari pertama masa kepemimpinan Bupati Sitti Husniah Talenrang bersama Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin. Senjata utamanya adalah Program Orang Tua Asuh.

Bagaimana Program Orang Tua Asuh Bekerja?

Lewat program inovatif ini, para pejabat SKPD, khususnya eselon II dan III, diwajibkan mendampingi langsung keluarga miskin ekstrem dan keluarga berisiko stunting. Pendampingan dilakukan secara personal hingga keluarga tersebut mampu mandiri.

“Melalui Program Orang Tua Asuh, kami mengawal keluarga miskin ekstrem agar mandiri, keluar dari garis kemiskinan, memiliki pendapatan yang lebih baik, hingga mampu memberikan pendidikan layak bagi anak-anak mereka,” tegas Bupati Talenrang.

Apa Kata Mendagri soal Penghargaan Ini?

Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, menegaskan bahwa apresiasi ini diberikan khusus kepada pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja terbaik dan inovatif di empat bidang strategis. “Penghargaan ini mencakup penanganan pengangguran, kemiskinan dan stunting, pengendalian inflasi, serta creative financing,” jelas Tito Karnavian dalam sambutannya.

Mendagri berharap insentif dan penghargaan ini tidak sekadar menjadi pajangan, melainkan pemantik motivasi bagi kepala daerah untuk terus melahirkan inovasi program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat luas.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: infokini.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top